Surabaya, Potretrealita.com – SMP Negeri 8 Surabaya yang beralamat di Jl. Bunguran No. 15–17, Bongkaran, Kecamatan Pabean Cantikan, Surabaya, menggelar acara Tasyakuran Kelulusan Siswa-Siswi Kelas IX Tahun Ajaran 2025/2026 pada Sabtu (6/6/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, haru, dan kebersamaan.
Acara tasyakuran menjadi momentum penting bagi para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan di jenjang sekolah menengah pertama. Kehadiran orang tua, guru, serta seluruh civitas sekolah semakin menambah hangat suasana perayaan kelulusan tersebut.
Salah satu siswi yang turut merayakan kelulusannya adalah Alya Salsabila, putri dari Saiful Arifin dan Noor Indah Handayani. Keberhasilan Alya menyelesaikan pendidikan di SMP Negeri 8 Surabaya menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga sekaligus simbol semangat generasi muda yang siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Dalam kesempatan tersebut, wali kelas Intan Kumalasari, S.Pd., menyampaikan pesan motivasi kepada seluruh siswa-siswi yang telah lulus.
“Kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari langkah baru. Saya berharap seluruh siswa-siswi tetap menjaga semangat belajar, disiplin, dan rasa tanggung jawab agar mampu meraih cita-cita yang diimpikan,” ujarnya.
Sementara itu, Alya Salsabila mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjalanan pendidikannya selama di SMP Negeri 8 Surabaya.
“Saya sangat bersyukur bisa menyelesaikan pendidikan di SMP Negeri 8 Surabaya. Terima kasih kepada guru-guru dan orang tua yang selalu mendukung. Semoga saya bisa melanjutkan ke jenjang berikutnya dan mewujudkan cita-cita saya,” tuturnya.
Rasa bangga juga disampaikan oleh ayahanda Alya, Saiful Arifin. Ia berharap putrinya dapat terus berprestasi dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
“Kami bangga atas pencapaian Alya. Semoga ia tetap rajin belajar, menjaga akhlak, dan menjadi anak yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, serta bangsa,” katanya.
Harapan serupa disampaikan oleh ibunda Alya, Noor Indah Handayani, yang menginginkan putrinya tumbuh menjadi pribadi yang rendah hati dan selalu berpegang teguh pada nilai-nilai kebaikan.
“Sebagai seorang ibu, saya berharap Alya selalu rendah hati, berbakti kepada orang tua, dan terus berusaha meraih cita-cita dengan doa serta kerja keras. Semoga ia menjadi anak yang membanggakan dan membawa kebaikan bagi banyak orang,” ungkapnya.
Tasyakuran kelulusan ini tidak hanya menjadi penanda berakhirnya masa belajar di tingkat SMP, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan optimisme dan tekad para lulusan dalam meraih masa depan yang lebih baik. Dukungan dari keluarga, guru, dan lingkungan sekolah diharapkan menjadi bekal berharga bagi para siswa untuk terus melangkah menuju cita-cita yang mereka impikan. (Red)











