Pamekasan, Potretrealita.com – Dalam rangka mendukung pelaksanaan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta sebagai langkah deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban, Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan menggelar razia gabungan blok hunian pada Senin malam (01/06/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, M. Ulin Nuha, serta melibatkan Kalapas Narkotika Pamekasan Kusnan, jajaran petugas pemasyarakatan, personel Polres Pamekasan, Brimob Polda Jawa Timur, dan Kodim 0826 Pamekasan.
Sebelum pelaksanaan razia, seluruh personel mengikuti apel gabungan yang dipimpin oleh Plh. Kakanwil Ditjenpas Jawa Timur. Selanjutnya, tim melakukan penggeledahan secara menyeluruh pada seluruh blok hunian, meliputi Blok Ambon, Bandung, Cirebon, dan Demak. Selain memeriksa kamar hunian, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap lokasi-lokasi yang dianggap mencurigakan serta titik-titik yang berpotensi dimanfaatkan sebagai jalur pelarian.
Selama kegiatan berlangsung, seluruh warga binaan menunjukkan sikap kooperatif dan mendukung pelaksanaan razia. Dari hasil penggeledahan, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang yang tidak semestinya berada di dalam kamar hunian, di antaranya hanger, kawat, gunting, korek gas, pinset, alat cukur, lem, kaca, dan sendok besi.
Plh. Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Timur, M. Ulin Nuha, menegaskan bahwa kegiatan razia merupakan bentuk komitmen pemasyarakatan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lapas.
“Razia ini merupakan langkah nyata deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Kami ingin memastikan seluruh lapas dan rutan di Jawa Timur tetap dalam kondisi aman, tertib, serta bebas dari barang-barang yang dapat mengganggu stabilitas keamanan,” ujar M. Ulin Nuha.
Sementara itu, Kalapas Narkotika Pamekasan, Kusnan, menyampaikan bahwa kegiatan razia akan terus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif.
“Kami berkomitmen menjalankan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui peningkatan kewaspadaan serta penguatan pengamanan. Sinergi dengan TNI dan Polri menjadi kekuatan penting dalam menjaga keamanan Lapas Narkotika Pamekasan,” ungkap Kusnan.
Perwakilan Kodim 0826 Pamekasan, Serda Rizal Fausi, turut mengapresiasi sinergi yang terjalin antara seluruh instansi dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kolaborasi antara pemasyarakatan, TNI, dan Polri merupakan bentuk sinergitas yang sangat baik. Kami siap mendukung upaya-upaya pengamanan guna menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di lingkungan lapas,” kata Serda Rizal Fausi.
Seluruh barang hasil razia selanjutnya diinventarisasi, dicatat dalam berita acara, dan diamankan untuk dilakukan pemusnahan sesuai ketentuan yang berlaku. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Lapas Narkotika Pamekasan dalam menjaga keamanan dan ketertiban serta mewujudkan pemasyarakatan yang semakin pasti dan bermanfaat bagi masyarakat. (Rud)











