Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Kriminal · 2 Jun 2026 07:36 WIB ·

Diduga Pukul Anak di Bawah Umur, Warga Bandaran Terancam Jerat UU Perlindungan Anak


 Diduga Pukul Anak di Bawah Umur, Warga Bandaran Terancam Jerat UU Perlindungan Anak Perbesar

Pamekasan, Potretrealita.com – Kepolisian Resor Pamekasan memastikan komitmennya untuk menuntaskan kasus dugaan tindak pidana penganiayaan terhadap anak di bawah umur yang terjadi di Dusun Bandaran I, Desa Bandaran, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan.

Penanganan perkara kini berada di tahap intensif oleh Satreskrim Polres Pamekasan.

Kapolres Pamekasan melalui Kasi Humas IPDA Yoni Evan Pratama membenarkan penerimaan laporan polisi terkait kasus tersebut pada 15 Maret 2026. Laporan diajukan oleh ibu kandung korban berinisial N.

“Kami telah menerima laporan terkait dugaan penganiayaan terhadap korban berinisial ISD yang masih di bawah umur. Terlapor adalah seorang pria berinisial S, 38 tahun, warga Dusun Bandaran I,” jelas IPDA Yoni.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa bermula Kamis 12 Maret 2026 ketika korban diam-diam memfoto keponakan terlapor yang sedang tertidur di teras rumah.

Keesokan harinya, Jumat 13 Maret 2026 sekitar pukul 11.00 WIB, sepulang mencari ikan, terlapor mendapat aduan dari keponakannya. Tersulut emosi, terlapor mendatangi korban yang sedang bermain layang-layang di pinggir pantai dan melakukan pemukulan satu kali.

Satreskrim Polres Pamekasan bergerak cepat. Penyidik telah memeriksa pelapor, sejumlah saksi, dan terlapor. Alat bukti pendukung berupa Visum Et Repertum korban juga telah dikumpulkan untuk memperkuat proses pembuktian.

Terkait informasi dugaan penganiayaan terpisah pada Kamis malam 12 Maret 2026 yang dilakukan oleh ipar terlapor berinisial ISA terhadap korban yang sama,

Kasi Humas menjelaskan perkara tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan melalui mediasi perangkat desa. Namun untuk perkara utama dengan terlapor S, proses hukum tetap berjalan sesuai ketentuan.

“Saat ini status perkara masih dalam tahap penyelidikan. Rencana tindak lanjut dalam waktu dekat, Satreskrim Polres Pamekasan akan segera melakukan Gelar Perkara untuk menentukan kelanjutan status hukum kasus ini,” tegas Yoni

Atas perbuatannya, terlapor S disangkakan Pasal 80 ayat (1) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana telah diubah. Ancaman pidana dalam pasal tersebut menegaskan keseriusan negara dalam memberikan perlindungan hukum terhadap anak.

Polres Pamekasan berkomitmen menangani perkara yang melibatkan anak di bawah umur secara profesional, transparan, dan berperspektif perlindungan anak. Penegakan hukum tanpa pandang bulu menjadi wujud nyata hadirnya negara melindungi kelompok rentan. (Red)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polres Sampang Temukan Alat Hisap Sabu di Rumah Terduga Penembak, Pelaku Masih Buron

9 Juni 2026 - 08:28 WIB

Olah TKP Rampung, Gelar Perkara Ditunda; Pendamping Korban Pertanyakan Kepastian Hukum Kasus Pencabulan Anak

9 Juni 2026 - 08:09 WIB

Peduli Sesama, Lapas Narkotika Pamekasan Gelar Program Bedah Rumah untuk Warga Nyalabuh Daya

9 Juni 2026 - 07:37 WIB

Pelaku Curanmor di Mess Car Wash Manyar Dibekuk Kurang dari 24 Jam, Motor Korban Berhasil Diselamatkan

9 Juni 2026 - 04:03 WIB

Beraksi di 10 TKP, Dua Pencuri Motor Spesialis Minimarket Dilumpuhkan Tim URC

8 Juni 2026 - 16:07 WIB

Hilangnya 52 Motor Barang Bukti Balap Liar di Polsek Blega Disorot, Oknum Hanya Disanksi Lari Keliling Mapolres

8 Juni 2026 - 10:09 WIB

Trending di Bangkalan
error: Content is protected !!