Bangkalan, potretrealita.com – 4 Agustus 2026. Sebuah video yang beredar luas di media sosial menampilkan seorang pengemudi truk yang disebut-sebut menjadi korban perampokan di kawasan lampu merah akses menuju Jembatan Suramadu, Kabupaten Bangkalan. Narasi yang menyertai tayangan tersebut menyebutkan bahwa korban kehilangan dompet serta telepon genggam akibat aksi sejumlah orang yang diduga pelaku.
Menanggapi viralnya video itu, Kasihumas Polres Bangkalan, IPDA Agung Intama, memberikan keterangan resmi. Ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada laporan yang masuk dari pihak korban mengenai dugaan tindak pidana tersebut.
“Pengecekan di tiga Polsek yang berada di jalur Suramadu tidak menemukan adanya laporan resmi terkait peristiwa sebagaimana yang beredar di media sosial,” ujarnya.
Meski belum ada laporan formal, Polres Bangkalan tetap menindaklanjuti informasi tersebut dengan meningkatkan patroli di kawasan akses Jembatan Suramadu serta titik-titik yang dianggap rawan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus memberikan rasa aman bagi pengendara, terutama yang melintas pada malam hari.
Polres Bangkalan mengingatkan masyarakat agar segera melapor ke kantor polisi terdekat atau melalui layanan resmi kepolisian apabila mengalami atau mengetahui adanya tindak kriminal. Laporan resmi sangat penting agar aparat dapat melakukan penyelidikan dan penanganan secara cepat serta tepat.
Selain itu, masyarakat diminta lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar di media sosial dan tidak mudah menyebarkan kabar yang belum terverifikasi kebenarannya. (Mul)











