Menu ✖

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Kriminal · 20 Sep 2026 07:48 WIB ·

Jalan Gelap di Krian Jadi Sarang Gengster, 3 Pemuda Dikeroyok Saat Berboncengan Beli Rokok


 Jalan Gelap di Krian Jadi Sarang Gengster, 3 Pemuda Dikeroyok Saat Berboncengan Beli Rokok Perbesar

Sidoarjo, potretrealita.com – Aksi kekerasan jalanan yang diduga dilakukan segerombolan gengster kembali meresahkan warga. Tiga pemuda menjadi korban pengeroyokan saat hendak membeli rokok di sebuah warung Madura di Jl. Tuang Klagen, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (19/9/2026) sekira pukul 00.00 WIB dini hari.

Korban berinisial R, A, dan P. Saat itu, mereka berboncengan motor dengan tujuan membeli rokok.

Namun, di tengah perjalanan, mereka diadang oleh sekelompok orang tak dikenal.

Kronologi bermula saat korban merasa dibuntuti. Korban R menceritakan detik-detik mencekam tersebut.

“Berawal saya mau beli rokok di warung Madura. Terus jam berapa itu, jam sekitar jam 00.00 dini hari, terus ada orang empat agak lebih tua dari saya pakai motor dua nyuruh berhenti, tapi saya tetap melaju karena takut,” kata Korban R kepada Pimpinan Redaksi locusdelictinews.com.

Karena kalah jumlah, korban akhirnya berhasil dihentikan. Tanpa banyak bicara, para pelaku langsung melakukan pemukulan.

“Berhubung kami kalah banyak, teman akhirnya pelaku berhasil memberhentikan kami, dan sempat dipukuli di bagian kepala, sedangkan teman kami berdua saya tinggal untuk mencari pertolongan kepada warga,” ungkap R.

Dalam kondisi panik, R berlari meminta bantuan ke warung kopi terdekat.

“Setelah itu saya minta bantuan kepada orang di warung kopi, kalau ada teman saya dipukul oleh segerombolan gengster,” jelasnya.

Pemilik warung kopi yang menerima laporan tersebut kemudian menghubungi Lurah Clumprit. Lurah kemudian turun langsung dan mengantarkan ketiga pemuda itu pulang ke rumahnya.

Akibat pengeroyokan tersebut, R dan A mengalami luka memar di bagian kepala hingga pusing. Sementara korban P mengalami luka paling parah di bagian pelipis.

Trauma mendalam dirasakan para korban. R mengaku kini ketakutan untuk keluar malam.

Harapan korban, aparat penegak hukum Polsek Krian dan Polresta Sidoarjo meningkatkan penjagaan, terutama di wilayah yang minim penerangan yang rawan dijadikan sarang gengster.

“Harapan korban kepada hukum Polsek Krian, Polres Sidoarjo supaya ada penjaga ketat di wilayah hukumnya supaya tidak terjadi hal seperti ini, terutama penerangan lampu biar tidak dibikin sarang gengster,” tegas R.

Ia juga memberikan imbauan kepada sesama anak muda agar tidak keluar malam jika tidak ada kepentingan mendesak.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan aksi gengster tersebut. (Red)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hari ke-13 Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Tanjung Perak Tindak 15 Kendaraan Besar Pelanggar Jam Operasional

7 November 2026 - 13:55 WIB

Sambut Hari Pahlawan 2026, Polrestabes Surabaya Pasang 1.000 Alarm Motor Gratis dan Bagikan Makan Siang

7 November 2026 - 13:47 WIB

Razia Gabungan di Gresik Jaring 29 Orang, Hasil Skrining Temukan Positif HIV dan Sifilis

7 November 2026 - 13:40 WIB

Ketua L KPK H. Suja’i Hadiri HUT ke-16 Metro Soerya, Dorong Media Profesional dan Kawal Transparansi Publik

7 November 2026 - 13:34 WIB

HUT ke-16 Metro Soerya, Kapolsek Kenjeran Tegaskan Semangat Polisi Bersama Masyarakat

7 November 2026 - 08:29 WIB

Kapolda Jatim Silaturahmi ke PWM Gandeng Ulama Perkuat Kamtibmas dan Berantas Narkoba

6 November 2026 - 13:28 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!