Surabaya, potretrealita.com – 13 September 2026. Sebuah insiden tragis yang merenggut nyawa dua anak kakak beradik terjadi di kawasan Jalan Simorejo XVI, Sukomanunggal, Surabaya. Kedua korban, berinisial K (7) dan K (5), dilaporkan meninggal dunia di dalam kamar rumah mereka akibat kebakaran yang diduga kuat dipicu oleh ledakan ponsel yang sedang dimainkan dalam kondisi pengisian daya (dicas).
Peristiwa nahas tersebut berlangsung pada siang hari. Saat kejadian, kedua korban sedang berada di dalam kamar tanpa pengawasan, sementara orang tua mereka dikabarkan sedang tidak berada di tempat. Perangkat elektronik yang terhubung langsung dengan arus listrik tersebut diduga mengalami panas berlebih (overheating) hingga memicu ledakan fatal dan kebakaran di area kasur.
Hingga saat ini, pihak kepolisian dan otoritas terkait masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan kronologi lengkap serta penyebab pasti dari ledakan tersebut. Namun, dugaan awal mengarah kuat pada kegagalan komponen listrik pada perangkat gawai yang sedang diisi daya.
Merespons tragedi memilukan ini, pihak berwenang bersama pengurus lingkungan setempat langsung mengeluarkan imbauan darurat kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua, untuk memperketat pengawasan terhadap anak-anak demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Poin Penting Peringatan Keselamatan untuk Orang Tua : Larangan Penggunaan Saat Mengisi Daya: Melarang keras anak-anak menggunakan atau bermain ponsel saat perangkat sedang dalam proses pengisian daya (dicas).
Perketat Pengawasan: Memantau secara aktif aktivitas penggunaan gawai dan perangkat elektronik anak-anak saat berada di rumah.
Edukasi Bahaya Listrik: Memberikan pemahaman sejak dini kepada putra-putri mengenai risiko dan bahaya laten perangkat elektronik yang terhubung dengan arus listrik.
Perhatikan Kelayakan Perangkat: Memeriksa secara berkala kondisi baterai, kabel, adaptor, dan stopkontak yang digunakan agar selalu memenuhi standar keamanan.
“Mari jadikan musibah ini sebagai pengingat dan pelajaran berharga bagi kita semua untuk senantiasa memantau putra-putri kita, agar kejadian yang tidak diinginkan ini tidak terulang kembali,” Masyarakat dilokasi kejadian
Pihak lingkungan setempat juga mengajak seluruh warga dan wali murid untuk saling mengingatkan dan bahu-bahu menjaga keselamatan keluarga serta lingkungan sekitar. (Red)











