Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Kriminal · 4 Agu 2026 13:30 WIB ·

Curi Kursi Besi Berlogo Pemkot Surabaya, Pelaku Gunakan Ambulans Klinik Swasta


 Curi Kursi Besi Berlogo Pemkot Surabaya, Pelaku Gunakan Ambulans Klinik Swasta Perbesar

Surabaya, potretrealita.com – Aksi pencurian fasilitas umum di Kota Surabaya kembali terungkap. Kali ini, kursi besi berlogo Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya diduga dicuri dengan menggunakan ambulans operasional milik sebuah klinik swasta sebagai kendaraan pengangkut.

Kasus tersebut mencuat setelah rekaman video yang memperlihatkan proses pengangkutan kursi besi beredar di media sosial. Dalam video itu, seorang pria mengenakan rompi hijau dan topi hitam tampak memberikan penjelasan mengenai asal-usul kursi yang diangkut menggunakan ambulans.

Beredarnya video tersebut sontak menimbulkan perhatian publik, terutama karena kendaraan yang digunakan dalam aksi itu merupakan ambulans. Polisi kemudian bergerak dan mengungkap dugaan pencurian fasilitas umum tersebut.

Kepala Bidang Taman/P3KH Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Pramudita Yustiani, membenarkan bahwa pelaku telah diamankan oleh kepolisian.

“Benar, pelaku pencurian kursi dengan mobil ambulans sudah diamankan oleh Polsek Gubeng,” ujar Pramudita saat dikonfirmasi, Selasa (4/8/2026).

Menurut Pramudita, ambulans yang digunakan dalam aksi tersebut diketahui memiliki pelat nomor hitam. Kendaraan itu dipastikan bukan milik Pemerintah Kota Surabaya, melainkan merupakan armada operasional sebuah klinik swasta.

Dalam kasus tersebut, polisi mengamankan dua orang yang diduga terlibat. Satu orang diduga berperan sebagai pelaku pencurian, sedangkan satu lainnya diduga bertindak sebagai penadah.

“Ambulans itu milik klinik swasta. Pelaku pencurian satu orang, penadah satu orang, semuanya sudah diproses sesuai hukum,” tegasnya.

Penggunaan ambulans dalam aksi tersebut menjadi perhatian tersendiri. Kendaraan yang semestinya digunakan untuk kepentingan pelayanan kesehatan justru diduga dimanfaatkan sebagai sarana mengangkut barang hasil kejahatan.

Kursi besi yang menjadi sasaran pencurian diketahui merupakan fasilitas umum yang disediakan pemerintah untuk menunjang kenyamanan masyarakat, khususnya di kawasan ruang terbuka hijau.

Kasus ini sekaligus menjadi perhatian terhadap pentingnya pengawasan fasilitas umum di Kota Surabaya. Pemerintah dan aparat penegak hukum diharapkan dapat memperkuat pengawasan serta mengambil langkah pencegahan agar fasilitas yang diperuntukkan bagi masyarakat tidak kembali menjadi sasaran pencurian.

Sementara itu, proses hukum terhadap kedua orang yang diamankan masih berlangsung di Polsek Gubeng. Publik pun berharap penanganan perkara tersebut dilakukan secara transparan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (Red)

Artikel ini telah dibaca 9 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

PERLOKI Serukan Persatuan Pedagang Rokok Lokal Indonesia

19 Agustus 2026 - 08:20 WIB

Potensi Kerugian Rp596 Miliar Jadi Sorotan, APMP Jatim Desak Kejati Jatim Bertindak

19 Agustus 2026 - 08:15 WIB

Oknum Guru Ngaji di Bangkalan Diduga Cabuli Anak di Madrasah, Polisi Dalami Kemungkinan Korban Lain

18 Agustus 2026 - 16:40 WIB

Dua Perempuan di Surabaya Ditangkap Polisi, Edarkan 20,4 Gram Sabu dalam 28 Poket

18 Agustus 2026 - 16:35 WIB

Satlantas Polres Gresik Gratiskan Biaya Penerbitan SIM bagi 17 Warga Lahir 17 Agustus

18 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Pemuda 22 Tahun Diduga Cabuli Anak Tunanetra Berulang Kali di Panti Asuhan Surabaya, Kini Ditahan Polisi

18 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Trending di Kriminal
error: Content is protected !!