Gresik, Potretrealita.com – Pemerintah Kabupaten Gresik melalui program Disdukcapil Sapa Desa kembali mendekatkan pelayanan administrasi kependudukan kepada masyarakat. Kali ini, layanan jemput bola tersebut digelar di Balai Desa Pranti, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, pada Rabu (1/7/2026), mulai pukul 08.00 WIB hingga 16.09 WIB.
Kegiatan tersebut disambut antusias oleh warga yang memanfaatkan berbagai layanan administrasi kependudukan tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil. Hadir dalam kegiatan itu Kepala Desa Pranti, Hardi, yang menegaskan komitmen pemerintah desa dalam mendukung pelayanan publik yang mudah, cepat, dan efisien.
Program Disdukcapil Sapa Desa menghadirkan tiga layanan utama, yakni aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), perekaman KTP Elektronik, serta perekaman Kartu Identitas Anak (KIA). Kehadiran layanan tersebut menjadi solusi bagi warga yang selama ini mengalami kendala dalam mengurus dokumen kependudukan karena faktor jarak maupun keterbatasan transportasi.
Aktivasi IKD menjadi bagian dari upaya percepatan transformasi digital administrasi kependudukan, sehingga masyarakat dapat mengakses data kependudukan secara lebih praktis melalui perangkat elektronik. Sementara itu, layanan perekaman KTP elektronik ditujukan bagi warga yang belum memiliki identitas resmi, sedangkan perekaman KIA memberikan perlindungan administrasi bagi anak sejak usia dini.
Kepala Desa Pranti, Hardi, mengapresiasi kehadiran Disdukcapil yang turun langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada Disdukcapil yang telah hadir langsung di desa. Program ini memudahkan warga dan mempercepat pelayanan administrasi kependudukan. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut,” ujarnya.
Selain mempermudah masyarakat, program ini juga menjadi implementasi nyata amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan yang menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh dokumen kependudukan secara mudah, cepat, dan tanpa biaya.
Kehadiran layanan KIA juga menunjukkan perhatian pemerintah terhadap pemenuhan hak-hak anak melalui pencatatan identitas sejak dini. Dokumen tersebut nantinya akan mendukung berbagai kebutuhan, mulai dari pendidikan, pelayanan kesehatan hingga perlindungan hukum.
Melalui program Disdukcapil Sapa Desa, Pemerintah Kabupaten Gresik terus memperkuat kualitas pelayanan publik dengan menghadirkan layanan yang lebih dekat kepada masyarakat. Program jemput bola ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran administrasi kependudukan sekaligus mempercepat transformasi digital pelayanan publik di tingkat desa. (Mul)











