Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Gresik · 25 Mei 2026 10:42 WIB ·

Komplotan Perampok Bersenpi Penembak Warga di Driyorejo Dibekuk, Polisi Lumpuhkan Pelaku Saat Melawan


 Komplotan Perampok Bersenpi Penembak Warga di Driyorejo Dibekuk, Polisi Lumpuhkan Pelaku Saat Melawan Perbesar

Gresik, Potretrealita.com – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gresik berhasil menangkap seorang anggota komplotan perampok bersenjata api yang terlibat aksi penembakan terhadap warga di Jalan Raya Krikilan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik. Pelaku berinisial F (42), warga Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, Madura, dilumpuhkan petugas karena melakukan perlawanan saat hendak diamankan.

Kasat Reskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya, mengatakan tindakan tegas terukur dilakukan Tim Resmob Satreskrim Polres Gresik lantaran pelaku berupaya melarikan diri ketika proses penangkapan berlangsung.

“Pelaku mencoba kabur dan melawan petugas saat dilakukan penangkapan, sehingga kami terpaksa mengambil tindakan tegas terukur,” ujar Arya, Senin (25/5/2026).

Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan pengejaran intensif usai identitas F terungkap sebagai salah satu pelaku utama dalam kasus perampokan bersenjata yang terjadi di wilayah Driyorejo. Tim Resmob akhirnya berhasil membekuk pelaku di wilayah Kabupaten Sampang, Madura, dengan pengamanan ketat.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, F diketahui membawa senjata api jenis revolver yang digunakan dalam aksi perampokan pada April 2025 lalu. Senjata tersebut juga dipakai untuk menembak seorang warga yang berusaha memberikan pertolongan kepada korban perampokan.

“Pelaku ini membawa senjata api jenis revolver yang digunakan saat melakukan aksi perampokan,” tambah Arya.

Kasus tersebut sebelumnya sempat menjadi perhatian publik setelah seorang warga bernama Ibnu Sandi Kusuma tertembak di bagian kaki saat mencoba membantu korban perampokan di Jalan Raya Krikilan. Dalam aksi itu, komplotan pelaku merampas uang setoran milik admin SPBU Damarasih yang hendak dibawa ke bank. Total kerugian akibat peristiwa tersebut mencapai Rp130,9 juta.

Dari hasil pengembangan penyidikan, F mengaku menjalankan aksinya bersama enam pelaku lain yang kini masih buron. Polisi telah menetapkan beberapa nama sebagai daftar pencarian orang (DPO), di antaranya S.A alias R dan D.

“Kami mengimbau para DPO agar segera menyerahkan diri. Jika mencoba melawan atau melarikan diri, kami tidak akan segan melakukan tindakan tegas terukur,” tegas Arya.

Polres Gresik menegaskan komitmennya dalam memberantas tindak kriminal bersenjata yang mengancam keselamatan masyarakat. Aparat juga memastikan pengejaran terhadap anggota komplotan lain terus dilakukan hingga seluruh pelaku berhasil ditangkap. (Mul)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Klarifikasi BNPM Surabaya Terkait Kehadiran Anggota di Ruko Ngagel Rejo: “Kami Bukan Ormas Preman”

26 Juli 2026 - 15:27 WIB

Kuasa Hukum Waluyo Benarkan Sosok dalam Video Sengketa Lahan di Kupang Segunting Surabaya

26 Juli 2026 - 14:14 WIB

Modus Lidi Berperekat Terbongkar, Pencuri Kotak Amal Masjid di Lamongan Diciduk

26 Juli 2026 - 08:48 WIB

Ngaku Polisi, Pria di Surabaya Diduga Lakukan Kekerasan Seksual terhadap Pacarnya

25 Juli 2026 - 11:04 WIB

Kasat Reskrim Polres Sampang Bantah Dugaan Motif Transaksional, Tegaskan Penyidikan Berdasarkan Fakta Hukum

25 Juli 2026 - 10:34 WIB

Terungkap! Pasutri Siri Lakukan Curanmor Berantai, Satu Pelaku Jaringan Masih Buron

24 Juli 2026 - 16:33 WIB

Trending di Curanmor
error: Content is protected !!