Sampang, Potretrealita.com – Kecelakaan maut kembali terjadi di wilayah Madura. Kali ini, insiden tragis berlangsung di Jalan Raya Madulang, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, pada Rabu dini hari (18/3/2026) sekitar pukul 00.10 WIB. Peristiwa tersebut merenggut tiga nyawa sekaligus, semuanya merupakan pengendara sepeda motor.
Korban meninggal di lokasi kejadian masing-masing adalah Mahajianto dan Mohammad Haris, keduanya warga Pamekasan, serta Mika, seorang pelajar asal Proppo yang saat itu berboncengan dengan Haris. Kehilangan ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan masyarakat sekitar.
Menurut keterangan Kasi Humas Polres Sampang, AKP Eko Puji Waluyo, kecelakaan melibatkan dua sepeda motor dan sebuah minibus Pajero. Minibus tersebut dikemudikan oleh Husnan, warga Sreseh.
Insiden bermula ketika sepeda motor Honda Vario bernomor polisi M 6691 CD yang dikendarai Mahajianto berusaha mendahului mobil Pajero bernomor polisi S 1279 EI. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Beat bernomor polisi N 5911 ABJ yang dikendarai Haris dengan Mika sebagai pembonceng. Karena jarak terlalu dekat, tabrakan keras pun tak terhindarkan. Benturan itu menyebabkan ketiga korban meninggal seketika di lokasi kejadian.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi langsung berhamburan keluar rumah setelah mendengar suara benturan keras. Mereka berusaha memberikan pertolongan, namun kondisi korban sudah sangat parah. Motor yang terlibat tampak ringsek, sementara mobil Pajero mengalami kerusakan di bagian depan. Polisi segera tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP dan mengevakuasi para korban.
Seorang saksi mata, Ahmad (35), mengaku masih terkejut dengan peristiwa tersebut.
“Suara tabrakannya sangat keras, kami semua langsung keluar rumah. Begitu sampai di jalan, motor sudah hancur dan korban tergeletak. Warga hanya bisa pasrah menunggu polisi datang,” ujarnya.
AKP Eko Puji Waluyo menegaskan bahwa kecelakaan ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar selalu berhati-hati saat berkendara.
“Kami mengimbau pengendara untuk mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, dan beristirahat jika merasa lelah. Keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Peristiwa ini menambah daftar panjang kecelakaan lalu lintas di wilayah Madura, yang kerap dipicu oleh faktor kecepatan berlebih, kurangnya kehati-hatian, serta kondisi jalan yang ramai dilalui kendaraan. Kehilangan tiga nyawa sekaligus di awal hari tentu menjadi duka yang mendalam, sekaligus peringatan keras agar masyarakat lebih disiplin dalam berkendara. (Mul)











