Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Nasional · 4 Jun 2026 10:24 WIB ·

Heboh Dugaan Begal di Probolinggo Berakhir Rekayasa, Pelapor Akui Jual Motor untuk Kebutuhan Hidup


 Heboh Dugaan Begal di Probolinggo Berakhir Rekayasa, Pelapor Akui Jual Motor untuk Kebutuhan Hidup Perbesar

Probolinggo, Potretrealita.com – Kasus dugaan pembegalan yang dilaporkan menimpa seorang tenaga kesehatan (nakes) RSUD Waluyo Jati Kraksaan yang sempat menggemparkan masyarakat Kabupaten Probolinggo akhirnya terungkap.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan mendalam, jajaran Polsek Kraksaan bersama Polres Probolinggo Polda Jawa Timur memastikan bahwa peristiwa tersebut bukan merupakan tindak kriminal sebagaimana yang sebelumnya dilaporkan.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif melalui Kapolsek Kraksaan Kompol Masykur menjelaskan, dari hasil pemeriksaan dan observasi di lapangan ditemukan sejumlah kejanggalan.

Luka yang dialami yang bersangkutan tidak sesuai dengan kronologi pembegalan yang disampaikan.

Selain itu berdasarkan hasil pemeriksaan, yang bersangkutan mengakui bahwa cerita pembegalan tersebut merupakan rekayasa yang dibuat sendiri.

“Yang bersangkutan mengakui secara sadar dan tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun bahwa kejadian tersebut direkayasa karena adanya permasalahan ekonomi dalam keluarga,” ujar Kompol Masykur, Rabu (3/6/2026)

Dengan pengakuan tersebut, pihak kepolisian menegaskan bahwa tidak pernah terjadi aksi pembegalan sebagaimana informasi yang sempat beredar luas di tengah masyarakat.

“Jadi peristiwa pembegalan itu tidak ada dan hanya rekayasa,” tegas Kompol Masykur.

Sebelumnya, kabar mengenai dugaan pembegalan terhadap tenaga kesehatan RSUD Waluyo Jati sempat menimbulkan keresahan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat.

Banyak warga yang merasa cemas terhadap kondisi keamanan, khususnya di wilayah Kabupaten Probolinggo.

Kompol Masykur juga mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, apalagi terkait kejadian yang saat ini meresahkan masyarakat.

Menurutnya, setiap informasi yang beredar perlu dipastikan terlebih dahulu kebenarannya agar tidak menimbulkan keresahan publik.

“Kami berharap kejadian seperti ini tidak terulang kembali. Informasi yang tidak benar dapat membuat masyarakat resah serta berpotensi mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat,” tambahnya.

Polres Probolinggo Polda Jatim mengajak seluruh masyarakat untuk selalu memberikan keterangan yang jujur kepada aparat penegak hukum dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. 

Langkah tersebut penting untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan ketenangan bersama.

Sementara itu, atas perbuatannya, pelapor meminta maaf kepada kepolisian dan masyarakat Probolinggo.

Ia mengakui hasil penjualan motor digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. (Mul)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

CCTV Bongkar Aksi Pencurian Traffic Light di Surabaya, Pelaku Berhasil Ditangkap

4 Juni 2026 - 12:32 WIB

Haul ke-71 Habib Abu Bakar Assegaf Berlangsung Khidmat, Polres Gresik Pastikan Acara Aman dan Lancar

4 Juni 2026 - 10:29 WIB

Polres Madiun Kota Sikat Komplotan Curanmor, Empat Pelaku Berakhir di Balik Jeruji

4 Juni 2026 - 10:18 WIB

Pengelolaan Anggaran Terbaik, Polres Magetan Borong Dua Penghargaan IKPA 2025

4 Juni 2026 - 10:13 WIB

Kasus Pencurian Sapi Terungkap, Penadah Diamankan dan Polisi Sita Senjata Api Rakitan

4 Juni 2026 - 10:07 WIB

Bandara Juanda Jadi Jalur Penyelundupan Narkotika, Polisi Ringkus Dua WNA Malaysia

4 Juni 2026 - 09:27 WIB

Trending di Narkoba
error: Content is protected !!