Surabaya, Potretrealita.com — Komitmen Polrestabes Surabaya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat kembali dibuktikan melalui pengungkapan ratusan kasus kejahatan jalanan selama periode April hingga Mei 2026. Sebanyak 163 kasus berhasil diungkap dengan total 192 tersangka diamankan dari berbagai tindak kriminal yang meresahkan warga.
Keberhasilan tersebut disampaikan dalam konferensi pers pengungkapan kasus pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta kejahatan jalanan lainnya yang dipimpin Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, didampingi Kasatreskrim AKBP Edy Herwiyanto, Rabu (3/6/2026).
Kapolrestabes Surabaya menjelaskan, pihaknya telah membentuk tim khusus yang bekerja secara intensif melalui langkah preventif dan represif untuk menekan angka kriminalitas di Kota Surabaya.
“Upaya preventif dilakukan melalui patroli rutin dan kegiatan kepolisian lainnya untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan. Sedangkan upaya represif dilakukan dengan penegakan hukum terhadap para pelaku yang meresahkan masyarakat,” ujarnya.
Dari 163 kasus yang berhasil diungkap, terdiri atas 15 kasus pencurian dengan kekerasan (curas), 97 kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), 37 kasus gangster dan premanisme, 9 kasus kepemilikan senjata tajam, 2 kasus bahan peledak (handak), serta 2 kasus pembunuhan.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan 192 tersangka yang kini tengah menjalani proses hukum. Para pelaku terlibat dalam berbagai tindak pidana mulai dari perampokan, pencurian kendaraan bermotor, aksi gangster, kepemilikan senjata tajam hingga pembunuhan.
Kapolrestabes menegaskan bahwa pemberantasan curanmor tidak hanya menyasar pelaku pencurian, tetapi juga para penadah yang menjadi bagian dari jaringan kejahatan tersebut. Polisi juga terus berupaya melacak kendaraan hasil curian agar dapat dikembalikan kepada pemiliknya.
Sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat, Polrestabes Surabaya turut menampilkan sejumlah barang bukti hasil pengungkapan kasus. Barang bukti tersebut meliputi 89 unit sepeda motor, 2 unit mobil, kunci letter T, senjata tajam, serta berbagai alat yang digunakan para pelaku saat menjalankan aksinya.
Dari puluhan kendaraan yang diamankan, sebanyak 21 unit sepeda motor telah berhasil diidentifikasi pemiliknya dan siap dikembalikan tanpa dipungut biaya.
Salah satu kasus yang menjadi perhatian dalam pengungkapan kali ini adalah aksi pengeroyokan yang dilakukan kelompok gangster di kawasan Jalan Mulyosari Nomor 240 Surabaya pada Minggu dini hari (31/5/2026).
Berdasarkan hasil penyelidikan, para pelaku sebelumnya berkumpul di kawasan Jembatan Merah Plaza dan mengonsumsi minuman keras sebelum melakukan konvoi keliling kota. Saat melintas di lokasi kejadian, mereka merasa tersinggung karena diperhatikan oleh penghuni sebuah mes yang digunakan para pedagang untuk beristirahat.
Kelompok tersebut kemudian berbalik arah dan melakukan pengeroyokan terhadap dua korban menggunakan batu, besi, hingga knalpot sepeda motor yang terlepas dari kendaraan mereka. Akibat kejadian itu, kedua korban mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Dalam kasus tersebut, polisi berhasil mengamankan lima pelaku berinisial EHA (23), GBN (25), AMF (21), PTW (26), dan GB (20). Sementara sejumlah pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas.
Selain itu, Satreskrim Polrestabes Surabaya juga berhasil mengungkap kasus pengeroyokan terhadap tiga mahasiswa di kawasan Jalan Ketintang Madya Surabaya yang terjadi pada hari yang sama. Saat ini penyidik masih melakukan pengembangan untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat.
Kapolrestabes Surabaya menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan patroli serta penindakan terhadap segala bentuk kejahatan jalanan demi menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
“Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan jalanan, gangster maupun jaringan curanmor. Penindakan akan terus dilakukan secara tegas dan terukur demi menciptakan rasa aman bagi seluruh masyarakat Surabaya,” tegasnya. (gus)











