Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Nasional · 5 Jun 2026 17:26 WIB ·

Satu Pelaku Diamankan, Keluarga Korban Minta Seluruh Pelaku Pengeroyokan Segera Ditangkap


 Satu Pelaku Diamankan, Keluarga Korban Minta Seluruh Pelaku Pengeroyokan Segera Ditangkap Perbesar

Surabaya, Potretrealita.com – Penanganan kasus dugaan pengeroyokan brutal yang menimpa Louis Prasetya di Surabaya hingga kini masih menjadi perhatian publik. Meski satu orang terduga pelaku telah diamankan, keluarga korban berharap aparat kepolisian segera menuntaskan perkara tersebut dengan menangkap seluruh pihak yang diduga terlibat, termasuk terduga pelaku utama berinisial H.YS yang disebut masih belum berhasil diamankan.

Kasus yang mengakibatkan korban mengalami luka fisik dan trauma psikologis tersebut kini menjadi sorotan masyarakat. Keluarga korban menilai proses hukum harus berjalan hingga tuntas demi memberikan rasa keadilan dan kepastian hukum bagi korban.

Menurut keterangan keluarga, insiden itu diduga berawal dari persoalan pribadi yang kemudian berkembang menjadi aksi kekerasan. Kakak korban, Natalia, mengungkapkan bahwa sebelum kejadian dirinya sempat menerima panggilan telepon dari seorang pria yang disebut berinisial H.YS.

Dalam percakapan tersebut, Natalia mengaku menerima ucapan bernada kasar serta tantangan untuk bertemu di lokasi tertentu. Namun setelah menunggu cukup lama, orang yang menghubunginya tidak kunjung datang ke lokasi yang telah ditentukan.

Tak lama setelah itu, korban diduga menjadi sasaran aksi kekerasan yang dilakukan oleh sejumlah orang. Berdasarkan keterangan keluarga, korban mengalami pemukulan hingga terjatuh sebelum kemudian dikerumuni dan diduga kembali menjadi sasaran penganiayaan secara bersama-sama.

“Setelah adik saya jatuh, ada beberapa orang yang mengerumuni, memegang, membanting, dan mengarahkan agar dia kembali dipukuli,” ungkap Natalia.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka pada bagian wajah, kepala, bahu, dan kaki. Selain itu, korban juga mengalami memar di sejumlah bagian tubuh. Bahkan pakaian yang dikenakan korban dilaporkan robek akibat aksi kekerasan yang terjadi saat peristiwa berlangsung.

Tak hanya menimbulkan luka fisik, peristiwa tersebut juga meninggalkan dampak psikologis yang cukup berat bagi korban dan keluarganya. Hingga kini, keluarga mengaku masih merasakan ketakutan dan kekhawatiran setelah adanya dugaan intimidasi pascakejadian.

“Kami berharap pelaku utama segera ditangkap. Sampai sekarang keluarga masih merasa terancam karena ada pihak yang mencari alamat rumah kami dan melakukan intimidasi,” ujar keluarga korban.

Sementara itu, Kapolsek Sukomanunggal Kompol Akhyar membenarkan adanya laporan polisi terkait kasus dugaan pengeroyokan tersebut. Laporan itu tercatat dengan nomor:

TBL/18/VI/2026/SPKT/Polsek Sukomanunggal/Polrestabes Surabaya/Polda Jawa Timur.

Menurutnya, aparat kepolisian telah melakukan berbagai langkah penyelidikan, mulai dari olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan sejumlah saksi, hingga pengumpulan alat bukti guna mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat.

Polisi juga telah mengamankan satu orang terduga pelaku. Namun proses hukum masih terus berjalan dan pengembangan perkara terus dilakukan untuk memburu pihak-pihak lain yang hingga kini belum berhasil diamankan.

“Kami masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam kasus ini,” ujar Kompol Akhyar.

Kuasa hukum korban, Hendra Tedjo, mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian dalam merespons laporan yang dibuat oleh pihak korban. Meski demikian, pihaknya berharap pengejaran terhadap para pelaku yang masih buron dapat segera membuahkan hasil.

Sorotan publik kini tertuju pada keberadaan terduga pelaku utama berinisial H.YS yang disebut belum berhasil diamankan. Keluarga korban berharap Polsek Sukomanunggal dan Polrestabes Surabaya dapat terus mengintensifkan upaya pencarian sehingga seluruh pihak yang diduga terlibat dapat segera diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Bagi keluarga korban, kasus ini bukan sekadar persoalan hukum semata. Mereka menilai penuntasan perkara sangat penting demi memberikan rasa aman bagi korban dan keluarganya yang hingga kini masih dibayangi kekhawatiran.

“Kami percaya kepolisian bekerja profesional. Harapan kami, seluruh pelaku yang terlibat segera ditangkap agar korban dan keluarga mendapatkan rasa aman serta kepastian hukum,” tegas pihak keluarga.

Hingga saat ini, aparat kepolisian disebut masih terus melakukan pendalaman kasus, menelusuri keberadaan para terduga pelaku, serta memperkuat alat bukti guna mempercepat proses penegakan hukum.

Masyarakat pun berharap kasus ini dapat segera terungkap secara menyeluruh. Penangkapan seluruh pihak yang diduga terlibat dinilai penting untuk memastikan keadilan bagi korban sekaligus menunjukkan bahwa tidak ada ruang bagi pelaku kekerasan untuk menghindari proses hukum.

Dengan penyelidikan yang masih berjalan, publik kini menantikan langkah tegas aparat dalam menuntaskan perkara tersebut hingga seluruh pihak yang diduga terlibat berhasil diamankan dan diproses sesuai hukum yang berlaku. (Red)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Majelis Sholawat Wartawan dan LSM Pamekasan Gelar Pengajian Rutin, Perkuat Silaturahmi dan Spiritualitas Umat

18 Juli 2026 - 05:35 WIB

Bawa Tiga Sajam, Tujuh Anggota Gang Habogank Digagalkan Polisi Sebelum Tawuran di Bubutan

18 Juli 2026 - 05:27 WIB

Tiga Terduga Pencuri Besi Dipulangkan, Dugaan Praktik Tangkap Lepas di Polres Mojokerto Kota Mengemuka

18 Juli 2026 - 05:21 WIB

Proyek Gorong-Gorong Bibis Karah III Disorot, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi dan Abaikan Standar K3

18 Juli 2026 - 05:12 WIB

Jumat Berkah SINTORA NEWS dan ALDERA NEWS, Salurkan Sembako serta Bantu ODGJ dan Pedagang Kecil di Surabaya

17 Juli 2026 - 14:52 WIB

Gunakan Modus Rusak Gembok dan Kunci Setang, Dua Spesialis Curanmor Diciduk Polisi

17 Juli 2026 - 13:05 WIB

Trending di Curanmor
error: Content is protected !!