Surabaya, Potretrealita.com — Kerja cepat dan terukur kembali ditunjukkan jajaran Opsnal Polsek Simokerto dalam mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meresahkan warga. Berbekal rekaman CCTV sebagai bukti kunci, petugas berhasil membekuk seorang residivis curanmor berinisial H yang bersembunyi di sebuah rumah kos di wilayah Surabaya.
Peristiwa pencurian tersebut terjadi pada Selasa dini hari (13/1/2026) sekitar pukul 00.00 WIB di wilayah Kecamatan Simokerto. Pelaku menyasar sepeda motor Honda Beat warna merah milik Rama yang terparkir di depan rumah korban. Memanfaatkan kondisi lingkungan yang sepi, pelaku melancarkan aksinya secara cepat dan membawa kabur motor tersebut.
Mengetahui kendaraannya hilang, korban segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Simokerto. Petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan rekaman CCTV di sekitar lokasi yang merekam jelas pergerakan pelaku saat menjalankan aksinya.
Rekaman CCTV tersebut menjadi petunjuk utama dalam proses penyelidikan. Berbekal bukti visual dan keterangan saksi, tim Opsnal Polsek Simokerto bergerak cepat melakukan penelusuran hingga mengantongi identitas pelaku.
Hasil pengembangan mengungkap bahwa H merupakan residivis kasus serupa yang sebelumnya pernah menjalani proses hukum. Dari pemeriksaan sementara, diketahui bahwa sepeda motor milik korban telah dijual oleh pelaku, sehingga tidak berhasil diamankan sebagai barang bukti. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap penadah motor hasil kejahatan tersebut serta mengembangkan jaringan lainnya.
Tidak berhenti pada identifikasi, tim opsnal terus memburu keberadaan pelaku. Pada Rabu (14/1/2026), petugas memperoleh informasi akurat terkait lokasi persembunyian H. Tanpa membuang waktu, tim langsung bergerak dan berhasil mengamankan pelaku di sebuah rumah kos. Proses penangkapan berjalan aman dan kondusif tanpa perlawanan.
Selanjutnya, pelaku digelandang ke Mapolsek Simokerto untuk menjalani pemeriksaan intensif. Penyidik masih mendalami alur penjualan motor korban, menelusuri jaringan penadah, serta membuka kemungkinan keterlibatan pelaku dalam sejumlah aksi curanmor di wilayah Surabaya.
Keberhasilan pengungkapan ini menjadi bukti profesionalisme dan ketajaman analisa Opsnal Polsek Simokerto, sekaligus menegaskan pentingnya peran CCTV sebagai alat bantu efektif dalam pengungkapan tindak kriminal.
Polsek Simokerto mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, menggunakan kunci ganda saat memarkir kendaraan, serta memasang CCTV di lingkungan masing-masing guna mencegah dan mempercepat proses pengungkapan tindak kejahatan. (H.niman)











