Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Lapas · 3 Sep 2025 14:26 WIB ·

Dinilai Arogan Mencuat Kalapas Sampang, Tuding Jurnalis Mengada-ada Saat Dimintai Konfirmasi


 Dinilai Arogan Mencuat Kalapas Sampang, Tuding Jurnalis Mengada-ada Saat Dimintai Konfirmasi Perbesar

Sampang, Potretrealita.com – Dinilai Arogan dan mencuat Kalapas Sampang, Tuding Jurnalis Mengada-ada Saat Dimintai Konfirmasi
polemik mencuat di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Sampang setelah seorang wartawan dari media Tintahukum.com berupaya meminta konfirmasi terkait dugaan persoalan anggaran makan-minum (mamin) warga binaan.

Alih-alih memberikan klarifikasi, Kepala Rutan Kelas II B Sampang justru merespons dengan nada tinggi melalui sambungan telepon WhatsApp.

“Kamu siapa? Ada keperluan apa? Kamu tahu nggak kalau saya di sini masih baru. Dan kamu jangan mengada-ada,” ucap Karutan dengan nada mencolot, Rabu (3/9/2025).

Sikap tersebut menuai sorotan. Pasalnya, seorang pejabat publik seharusnya bersikap terbuka, bukan justru melontarkan tudingan yang merendahkan profesi jurnalis. Padahal, konfirmasi merupakan hak publik yang dijembatani media untuk memastikan informasi tersaji berimbang dan sesuai fakta.

Salah satu wartawan yang melakukan konfirmasi mengaku kecewa berat atas arogansi Karutan.

“Kami menyampaikan pertanyaan secara baik-baik sesuai kode etik jurnalistik. Tapi Karutan hanya beralasan sedang berbenah dan malah menuding kami mengada-ada,” ungkap jurnalis tersebut dengan nada kesal.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Rutan Sampang belum memberikan keterangan resmi terkait transparansi anggaran mamin. Sementara kalangan jurnalis menegaskan akan tetap berpegang pada kode etik pers dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, meski kerap mendapat tekanan dan tudingan sepihak dari oknum pejabat. (Red)

Artikel ini telah dibaca 146 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kasus Penangkapan Wartawan di Mojokerto Disorot, FRIC Jatim Ungkap Dugaan Kejanggalan dan Skenario

18 Maret 2026 - 16:11 WIB

Jurnalis Jawa Timur Bergerak, Tuntut Transparansi Dugaan OTT Bermasalah

18 Maret 2026 - 16:04 WIB

Tak Hanya Arus Mudik, Polda Jatim Amankan Ribuan Lokasi Ibadah di Operasi Ketupat

18 Maret 2026 - 08:47 WIB

Komitmen Zero Narkoba, Polres Bojonegoro Sikat 11 Kasus dalam Dua Bulan

18 Maret 2026 - 08:41 WIB

Bhakti Sosial Ramadan, SIP 55 Polda Jatim Pererat Silaturahmi dan Santuni Yatim Piatu

18 Maret 2026 - 08:32 WIB

Kasus SP3 Kontroversial, Pengawasan Internal Polri Dipertanyakan

18 Maret 2026 - 03:13 WIB

Trending di Bangkalan
error: Content is protected !!