Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Nasional · 30 Jul 2025 08:33 WIB ·

Polsek Semampir Luruskan Informasi: Polisi Pastikan Proses Hukum Tetap Berjalan


 Polsek Semampir Luruskan Informasi: Polisi Pastikan Proses Hukum Tetap Berjalan Perbesar

Surabaya, Potretrealita.com — Kepolisian Sektor (Polsek) Semampir Polres Pelabuhan Tanjung Perak meluruskan informasi terkait insiden dugaan pencurian kendaraan bermotor yang terjadi pada Kamis, (24/07/2025), sekitar pukul 20.00 Wib di depan Depot Jamu Jago, Jalan Kunti 78, Surabaya.

Dalam kejadian tersebut, dua orang dikeroyok warga yang tidak jauh dari TKP karena diduga terlibat dalam pencurian, namun hasil klarifikasi menyatakan hanya satu orang sebagai terduga pelaku.

Kapolsek Semampir, AKP Hery Iswanto, SH, menjelaskan bahwa peristiwa bermula ketika HS (48), seorang tukang ojek asal Tengku Umar, Medaeng, Sidoarjo mendapatkan penumpang yaitu terduga HO (48), warga Sidotopo, Surabaya. Saat itu, HO datang meminta antar ke wilayah Kunti dalam kondisi mabuk.

“Sekira habis Maghrib, sampai di Jalan Kunti, HS memarkirkan sepeda motornya,setelah mengantar terduga pelaku . Tiba-tiba dari arah belakang terdengar teriakan ‘maling-maling’, dan ternyata HO yang dikejar oleh warga,” jelas AKP Hery, pada Rabu (30/07/2025).

Melihat bahwa HO datang bersama HS, massa pun salah paham dan turut menghakimi tukang ojek tersebut. Situasi menjadi ricuh hingga masyarakat sekitar akhirnya melaporkan kejadian tsb dan meminta bantuan dari pihak kepolisian Polsek Semampir Surabaya.

Anggota Reskrim Polsek Semampir segera mendatangi lokasi dan mengamankan HS dalam kondisi luka-luka dibagian kepala. Korban langsung dibawa ke RS Husada Prima untuk mendapat perawatan medis.

Sementara itu, informasi lain masuk ke Polsek bahwa terduga pelaku HO berhasil diamankan warga di sekitar Jalan ITC Gembong Surabaya dan juga dalam kondisi luka cukup serius dibagian tangan dan kepala dan diagnosis oleh team medis RS juga mengalami gegar Otak (GO) akibat amukan massa, ( kondisi di RS.tidak sadarkan diri )

“Dari pihak rumah sakit melalui pihak kepolisian meminta bantuan menghubungi pihak keluarga terduga HO, hasil koordinasi pihak RS dan pihak keluarga , disampaikan pihak keluarga tidak mampu membiayai pengobatan lanjutan di rumah sakit, mereka memohon agar HO bisa dirawat oleh pihak keluarga. pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan permohonan perawatan lanjutan ke pihak rumah sakit dan Kepolisian, serta disaksikan oleh korban pemilik spd motor.
Sampai saat ini Polsek Semampir menyampaikan bahwa proses hukum tetap berjalan, dimana pihak kepolisian menunggu kondisi HO membaik untuk bisa dimintai keterangan,” tambah AKP Hery.

AKP Hery juga menegaskan bahwa HS, tukang ojek yang turut menjadi korban pemukulan, bukan pelaku pencurian seperti yang beredar di masyarakat. Ia hanya mengantarkan penumpang ( terduga pelaku ) ke lokasi kejadian dan ikut menjadi korban pengeroyokan karena diduga sebagai rekan pelaku.

“Kami pastikan bahwa HS adalah pengemudi ojek pengkolan. Ia dianiaya warga karena kesalahpahaman. Bukan pelaku, hanya memgantar penumpang . Kami minta masyarakat agar tidak bertindak main hakim sendiri,” imbuhnya.

Polsek Semampir masih menunggu kondisi HO stabil dan sadarkan diri sepenuhnya. Saat ini, yang bersangkutan mengalami luka cukup serius di bagian kepala dan tangan akibat pemukulan massa. Penanganan medis dilakukan oleh pihak keluarga karena keterbatasan biaya, namun pengawasan tetap dilakukan oleh pihak kepolisian.

“Meski dlm perawatan keluarga , kami tetap memantau kondisi kesehatan terduga pelaku. Begitu kondisi pulih, proses hukum akan kami lanjutkan kembali ,” pungkas Kapolsek. (Red)

Artikel ini telah dibaca 35 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

RAMPAS Gelar Edukasi Literasi Keuangan dan Perlindungan Perempuan di Surabaya, Dorong Kesetaraan dan Pencegahan KBG

28 November 2025 - 01:36 WIB

Polresta Malang Kota Gandeng UMM Gencarkan Roadshow Anti-Bullying

27 November 2025 - 23:01 WIB

Polisi Bersihkan Tempat Ibadah dan Rumah Warga Terdampak Abu Vulkanik Semeru

27 November 2025 - 22:57 WIB

Dialog Literasi Kebangsaan STIK Angkat Isu Etika Moral dalam Transformasi Birokrasi Polri

27 November 2025 - 22:53 WIB

Pelayanan Polri Terhadap Unjuk Rasa Lebih Adaptif, Wakapolri: “Semua Berbasis Kajian, Riset, dan Masukan Publik”

27 November 2025 - 22:49 WIB

Tutup Apel Kasatwil 2025, Wakapolri: Titik Awal Ekspektasi Publik Agar Polri Semakin Humanis dan Responsif

27 November 2025 - 22:44 WIB

Trending di Jakarta
error: Content is protected !!