Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Gresik · 19 Apr 2026 13:59 WIB ·

Teror Jalanan di Driyorejo: Tiga Korban Dikeroyok, Motor Dirusak Rombongan Silat


 Teror Jalanan di Driyorejo: Tiga Korban Dikeroyok, Motor Dirusak Rombongan Silat Perbesar

Gresik, Potretrealita.com – Kekerasan jalanan kembali mencoreng wajah keamanan publik. Minggu (19/4/2026) siang, tepat pukul 13.30 WIB. tiga pemuda, dua di antaranya masih berstatus pelajar, menjadi korban pengeroyokan di perempatan Karangandong, Desa Karangandong, Kecamatan Driyorejo.

Ketiga korban yang berboncengan motor dari arah timur tiba-tiba dihadang rombongan perguruan silat yang melintas dari utara. Tanpa alasan jelas, salah satu anggota rombongan menanyakan asal perguruan. Jawaban korban yang menyatakan netral justru memicu amarah. Seketika, mereka dipukuli ramai-ramai hingga terjatuh dari kendaraan.

Tak berhenti di situ, pelaku juga merusak motor korban. Sepeda motor ditendang, dilempari batu, bahkan kunci kontak dicabut. Aksi brutal ini baru terhenti setelah warga sekitar datang melerai dan menolong korban yang terkapar.

Kapolsek Driyorejo Kompol Musihram menegaskan, korban tidak tergabung dalam perguruan mana pun. “Korban sudah menjawab netral, tapi langsung dipukuli oleh rombongan hingga terjatuh,” ujarnya.

Para pelaku melarikan diri ke arah selatan, meninggalkan korban yang luka dan trauma. Warga segera mengevakuasi mereka ke puskesmas pembantu setempat untuk perawatan medis.

Identitas korban terungkap: Septian Ramadhani (19), warga Driyorejo, serta dua pelajar di bawah umur, Raditya Pratama Putra (17) asal Wringinanom dan Ruben Wijaya (17) asal Krian, Sidoarjo.

Peristiwa ini menambah keresahan masyarakat. Warga mendesak aparat bertindak tegas, memburu pelaku, dan memastikan jalur rawan konflik perguruan tidak lagi menjadi ajang kekerasan. (Mul)

Artikel ini telah dibaca 4 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pengacara Kharismatik Rio Dedy Heryawan, S.H., M.H., Nyatakan Dukungan Penuh Terbentuknya Asosiasi Pewarta Indonesia

19 April 2026 - 13:53 WIB

Bung Taufik Dirikan Rumah Aspirasi, Siap Kawal Keluhan Masyarakat 24 Jam demi Keadilan

19 April 2026 - 09:33 WIB

LSM TRINUSA DPD DKI Jakarta “Gruduk” KPK: Bongkar Dugaan Skandal Korupsi Dinas Kebudayaan Miliaran Rupiah!

19 April 2026 - 09:28 WIB

Diteriaki “Jambret!”, Pelaku Perampas HP di Surabaya Tak Berkutik Diamuk Massa

19 April 2026 - 09:24 WIB

Skandal Laptop Siluman BGN: Menguak Korupsi Ratusan Miliar Berkedok Transformasi Digital, Peruri Terlibat

19 April 2026 - 01:33 WIB

Dua Bulan Buron, Pelaku Curanmor Viral di Kalimas Udik Akhirnya Dibekuk Polisi Saat Pulang ke Rumah

18 April 2026 - 13:10 WIB

Trending di Curanmor
error: Content is protected !!