Menu ✖

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Gresik · 16 Sep 2026 05:05 WIB ·

Antisipasi Karhutla, Polsek Panceng Perkuat Sinergi dengan Perhutani, LMDH dan Masyarakat


 Antisipasi Karhutla, Polsek Panceng Perkuat Sinergi dengan Perhutani, LMDH dan Masyarakat Perbesar

Gresik, potretrealita.com – Mengantisipasi ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di tengah musim kemarau, Kepolisian Sektor (Polsek) Panceng mengambil langkah proaktif. Kapolsek Panceng, AKP Khoirul Alam, S.H., M.M., memperkuat sinergi lintas sektoral dengan menggandeng pihak Perhutani, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), dan warga sekitar, pada Selasa (15/09/2026).

Kolaborasi nyata ini diwujudkan melalui patroli gabungan, edukasi tatap muka, hingga pemasangan spanduk imbauan larangan membakar hutan di sejumlah titik rawan yang masuk dalam wilayah hukum Polsek Panceng.

AKP Khoirul Alam menegaskan bahwa menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah kemunculan titik api (hotspot) tidak bisa dilakukan sepihak, melainkan butuh komitmen bersama.

Dalam instruksinya, Kapolsek menekankan tiga pilar utama dalam penanganan karhutla di wilayahnya:

Pencegahan Dini & Patroli Intensif: Mengoptimalkan penyisiran bersama di kawasan hutan dan memberikan sosialisasi langsung kepada warga yang beraktivitas di sekitar lokasi rawan.

Edukasi dan Penegakan Hukum:
Memberikan pemahaman komprehensif mengenai dampak fatal kerusakan ekosistem akibat karhutla, sekaligus mengingatkan masyarakat akan adanya sanksi pidana berat bagi pelaku pembakaran lahan—baik karena unsur kesengajaan maupun kelalaian.

Kesiapsiagaan Sistem Komunikasi:
Membangun jejaring komunikasi cepat tanggap (fast response) antara aparat, Perhutani, dan relawan warga guna mempercepat pelaporan jika ditemukan indikasi kepulan asap.

“Sinergi antara Polri, Perhutani, dan masyarakat adalah kunci utama dalam mencegah terjadinya karhutla. Kami mengajak seluruh warga untuk menumbuhkan kepedulian tinggi terhadap lingkungan dan menghentikan kebiasaan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar,” tegas AKP Khoirul Alam.

Melalui langkah mitigasi kolaboratif yang terintegrasi ini, diharapkan kawasan hutan di Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik, tetap aman, kondusif, serta sepenuhnya bebas dari bencana asap dan kebakaran lahan sepanjang musim kemarau ini. (Mul)

Artikel ini telah dibaca 14 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hari ke-13 Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Tanjung Perak Tindak 15 Kendaraan Besar Pelanggar Jam Operasional

7 November 2026 - 13:55 WIB

Sambut Hari Pahlawan 2026, Polrestabes Surabaya Pasang 1.000 Alarm Motor Gratis dan Bagikan Makan Siang

7 November 2026 - 13:47 WIB

Razia Gabungan di Gresik Jaring 29 Orang, Hasil Skrining Temukan Positif HIV dan Sifilis

7 November 2026 - 13:40 WIB

Ketua L KPK H. Suja’i Hadiri HUT ke-16 Metro Soerya, Dorong Media Profesional dan Kawal Transparansi Publik

7 November 2026 - 13:34 WIB

HUT ke-16 Metro Soerya, Kapolsek Kenjeran Tegaskan Semangat Polisi Bersama Masyarakat

7 November 2026 - 08:29 WIB

Kapolda Jatim Silaturahmi ke PWM Gandeng Ulama Perkuat Kamtibmas dan Berantas Narkoba

6 November 2026 - 13:28 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!