Menu ✖

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Gresik · 15 Sep 2026 16:02 WIB ·

Diterjang Ombak 2,5 Meter, Tugboat TB MT20 1301 Karam di Perairan Bawean, 8 ABK Selamat


 Diterjang Ombak 2,5 Meter, Tugboat TB MT20 1301 Karam di Perairan Bawean, 8 ABK Selamat Perbesar

Gresik, potretrealita.com — Cuaca buruk yang melanda perairan sekitar Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, memicu musibah kecelakaan laut. Kapal tunda (tugboat) TB MT20 1301 milik PT Dharmalancar Sejahtera dilaporkan karam setelah diterjang ombak besar pada Minggu (13/9/2026).

Insiden berlangsung saat kapal tengah menarik tongkang M80 1301 di titik sekitar 15 mil laut dari Pulau Bawean pada sore hari. Beruntung, kedelapan awak kapal atau Anak Buah Kapal (ABK) berhasil menyelamatkan diri dengan berpindah ke atas tongkang. Meski demikian, hingga Senin (14/9/2026), tongkang tersebut dilaporkan terombang-ambing tanpa kendali setelah tali jangkar penahannya terputus akibat kuatnya arus laut.

Sebelum musibah terjadi, kapal tunda tersebut sedang melayari rute dari Rembang menuju Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.

Merespons situasi darurat ini, tim penyelamat gabungan — terdiri dari Satpolairud Polres Gresik, UPP Bawean, Kamla, dan Basarnas — segera bergerak melakukan operasi pencarian dan penanganan. Upaya ini turut dibantu oleh para nelayan setempat yang berada di sekitar lokasi kejadian.

Kasatpolairud Polres Gresik, AKP Nyoman Ardita, mengonfirmasi peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa para ABK sempat berpapasan dengan kapal lain yang melintas.

“Para ABK sempat dievakuasi sementara dan diberi bantuan logistik makanan oleh kapal yang lewat. Namun karena keterbatasan teknis, kapal tersebut tidak dapat menarik tugboat yang telah karam. Saat ini, fokus utama kami adalah melanjutkan pencarian,” ungkap AKP Nyoman pada Senin (14/9/2026).

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan tenggelamnya TB MT20 1301 murni disebabkan faktor alam. Data dari BMKG Bawean dan Tanjung Perak memperkuat hal tersebut, di mana ketinggian gelombang di perairan Bawean saat kejadian tercatat berkisar 1,5 hingga 2,5 meter. Tim di lapangan akan terus memberikan pembaruan perkembangan operasi.

Sementara itu, petugas Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas III Bawean, Pajudin, menyatakan koordinasi antarinstansi terus diperkuat, termasuk dengan pihak terkait yang diwakili Irawan. Sebagai langkah konkret, Basarnas telah mengerahkan kapal penyelamat KN. Sar Permadi SAR 249 ke lokasi, yang diperkirakan tiba di Bawean pada pukul 16.30 WIB.

Hingga Selasa (15/9/2026), misi pencarian dan penanganan TB MT20 1301 masih berjalan ketat. Kedelapan awak kapal dipastikan aman dan tetap berada di atas tongkang M80 1301 yang terus hanyut. (Mul)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hari ke-13 Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Tanjung Perak Tindak 15 Kendaraan Besar Pelanggar Jam Operasional

7 November 2026 - 13:55 WIB

Sambut Hari Pahlawan 2026, Polrestabes Surabaya Pasang 1.000 Alarm Motor Gratis dan Bagikan Makan Siang

7 November 2026 - 13:47 WIB

Razia Gabungan di Gresik Jaring 29 Orang, Hasil Skrining Temukan Positif HIV dan Sifilis

7 November 2026 - 13:40 WIB

Ketua L KPK H. Suja’i Hadiri HUT ke-16 Metro Soerya, Dorong Media Profesional dan Kawal Transparansi Publik

7 November 2026 - 13:34 WIB

HUT ke-16 Metro Soerya, Kapolsek Kenjeran Tegaskan Semangat Polisi Bersama Masyarakat

7 November 2026 - 08:29 WIB

Kapolda Jatim Silaturahmi ke PWM Gandeng Ulama Perkuat Kamtibmas dan Berantas Narkoba

6 November 2026 - 13:28 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!