Surabaya, potretrealita.com — Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya bersama seluruh elemen masyarakat resmi meluncurkan kampanye keselamatan berlalu lintas bertajuk #SuroboyoWaniTertib. Gerakan ini diinisiasi sebagai upaya nyata menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan di jalan raya, sekaligus mengajak warga Kota Pahlawan membudayakan disiplin berkendara demi keselamatan bersama.
Dalam video kampanye edukatif yang dirilis, terlihat pendekatan humanis yang dilakukan petugas kepolisian lalu lintas saat memberikan imbauan langsung di lapangan. Secara persuasif, petugas mengingatkan para pengendara sepeda motor — termasuk orang tua yang membonceng anak sekolah — untuk senantiasa mematuhi aturan dasar berlalu lintas.
Pendekatan yang diusung Polrestabes Surabaya ini pun mendapat dukungan luas dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk para pekerja transportasi publik seperti pengemudi becak lokal. Mereka turut menyuarakan pentingnya kesadaran bersama guna menekan perilaku menerobos lampu merah maupun pelanggaran rambu lain, yang selama ini kerap menjadi pemicu utama kemacetan dan kecelakaan di jalanan Surabaya.
Tiga poin utama menjadi fokus kampanye #SuroboyoWaniTertib :
Berhenti di Belakang Stop Line (Garis Henti) — menjaga hak pejalan kaki agar melintas di zebra cross dengan aman dan tertib.
Gunakan Lajur Kiri — menjaga keteraturan arus kendaraan sesuai ketentuan jalur.
Tidak Melawan Arus — mengutamakan keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.
Melalui gerakan ini, jajaran Polrestabes Surabaya berharap kesadaran berlalu lintas tumbuh secara organik dari dalam diri setiap individu. Tertib berlalu lintas diharapkan tak lagi sekadar kewajiban formal, melainkan bertransformasi menjadi budaya keseharian warga Surabaya. (Mul)











