Menu ✖

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Kriminal · 10 Agu 2026 15:04 WIB ·

Ambulans Klinik Disalahgunakan, Analis Kesehatan Curi Kursi Besi Milik Pemkot Surabaya


 Ambulans Klinik Disalahgunakan, Analis Kesehatan Curi Kursi Besi Milik Pemkot Surabaya Perbesar

Surabaya, potretrealita.com – Kota Surabaya kembali diguncang kasus pencurian fasilitas umum. Seorang analis kesehatan, Naufal (29), warga asal Sumenep, Madura, kedapatan menggunakan ambulans operasional klinik swasta tempatnya bekerja untuk mengangkut kursi besi berlogo Pemerintah Kota Surabaya.

Aksi dilakukan pada malam hingga dini hari. Dengan memanfaatkan akses terhadap ambulans, Naufal berkeliling sekitar pukul 02.00 WIB untuk mencari kursi besi yang baut atau penguncinya sudah longgar. Begitu menemukan sasaran, kursi langsung dimasukkan ke dalam ambulans.

Tak jarang ia meminta bantuan warga sekitar, mulai dari tukang becak hingga petugas kebersihan, untuk mengangkat kursi. Sebagai imbalan, mereka diberi upah sekitar Rp20 ribu. Kursi-kursi tersebut kemudian dibawa ke kawasan Kaliwaron, Surabaya, sebelum dijual ke pengepul pada pagi harinya.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, menjelaskan bahwa aksi ini terbongkar setelah anggota Satpol PP melintas dan melihat kursi besi yang diketahui milik Pemkot Surabaya. Petugas Reskrim Polsek Gubeng segera mendatangi Naufal. Saat dimintai keterangan mengenai asal-usul kursi, ia tidak mampu memberikan jawaban yang meyakinkan.

Naufal akhirnya digelandang ke Mako Polsek Gubeng untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kasus ini menimbulkan keheranan publik. Kendaraan yang seharusnya dipakai untuk pelayanan kesehatan dan mengangkut pasien justru dimanfaatkan sebagai sarana pencurian. Peristiwa ini menambah sorotan terhadap pentingnya pengawasan fasilitas umum dan armada medis agar tidak disalahgunakan. (Mul)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Dari Kupang Segunting hingga Gresik-Lamongan, Jejak Curanmor Pemuda 21 Tahun Dibongkar Polisi

29 September 2026 - 14:12 WIB

Razia Gabungan di Pegirian Surabaya, Kendaraan Barang Dicek Administrasi dan Emisi Gas Buangnya

29 September 2026 - 14:08 WIB

“Bukan Cicilan, Jebakan Arus Kas”: Nasabah Pertanyakan Tagihan Pinjol Rp6,68 Juta

29 September 2026 - 13:23 WIB

KASBI Jatim Gelar Aksi di Grahadi dan DPRD, Desak UU Pelindungan Ketenagakerjaan Segera Disahkan

29 September 2026 - 10:37 WIB

Kronologis Polemik Pengambilalihan Dapur SPPG Pesawaran Kedondong Pasar Baru

29 September 2026 - 05:41 WIB

Dua Hati Bersatu, Much. Sukron dan Wati Resmi Menempuh Hidup Baru

29 September 2026 - 05:38 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!