Menu ✖

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Bekasi · 9 Agu 2026 12:43 WIB ·

LSM Trinusa Soroti Dugaan Coretan Tip-Ex pada BAST Perumda Tirta Bhagasasi, APH Didesak Turun Tangan


 LSM Trinusa Soroti Dugaan Coretan Tip-Ex pada BAST Perumda Tirta Bhagasasi, APH Didesak Turun Tangan Perbesar

Bekasi, potretrealita.com – Ada hal yang menggelitik sekaligus memprihatinkan dalam tata kelola Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirta Bhagasasi belakangan ini. Sebuah dokumen Berita Acara Serah Terima (BAST)—yang notabene merupakan dokumen resmi negara—dikabarkan mengalami pengubahan fisik secara ugal-ugalan: dicoret dan ditutupi memakai cairan koreksi (Tip-Ex).

Dugaan ini mengarah langsung pada jajaran pimpinan tingginya, yakni Direktur Umum Perumda Tirta Bhagasasi, Daud Husen.

Bagi masyarakat awam, perkara Tip-Ex mungkin terlihat sepele. Tapi dalam kacamata hukum administrasi publik dan tata kelola BUMD, tindakan tersebut adalah sebuah skandal besar. Dokumen BAST bukanlah lembar catatan serah terima barang pribadi atau alat pertukaran pacul dan pengki yang bisa dikoreksi sesuka hati. Menutupi baris kalimat, klausul, atau angka dalam berkas otentik negara menggunakan Tip-Ex bukan sekadar bentuk ketidakpahaman birokrasi, melainkan cermin dangkalnya etika profesionalisme serta ketidakmampuan memahami tata kelola administrasi negara.

Pertanyaan besarnya: ada apa di balik coretan Tip-Ex tersebut? Informasi, data finansial, atau pengalihan aset apa yang sengaja coba disembunyikan dari publik?
Secara doktrin hukum, perbuatan mengubah, mengaburkan, atau merusak fisik dokumen negara secara sepihak mengandung indikasi kuat iktikad buruk (bad faith).

Langkah ini berpotensi menabrak Pasal 86 UU No. 43 Tahun 2009 tentang Kearsipan, di mana perusakan dan pengaburan arsip negara memiliki sanksi pidana yang tegas. Selain itu, tindakan menutup-nutupi data BAST bertentangan secara mendasar dengan UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Dokumen BUMD adalah bagian dari aset dan keuangan daerah yang wajib dipertanggungjawabkan secara transparan kepada publik.

Langkah amatir ini jelas mencoreng wajah Bupati Bekasi selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM). Bagaimana mungkin seorang pejabat setingkat Direktur Umum BUMD mengelola berkas hukum negara layaknya catatan warung? Jika KPM mendiamkan fenomena ini, publik berhak curiga bahwa Pemkab Bekasi sedang memelihara praktik pembiaran terhadap kebodohan administrasi—atau bahkan bersekutu menutupi indikasi kejahatan birokrasi.

Berdasarkan asas contrarius actus, Bupati Bekasi selaku KPM memiliki kewajiban moral dan hukum untuk segera mengevaluasi total jabatan tersebut. SK Pengangkatan Daud Husen sebagai Dirum Perumda Tirta Bhagasasi harus segera dibatalkan dan dicabut. Tidak ada alasan mempertahankan pejabat yang bahkan tidak paham asas-asas dasar kecermatan administrasi publik.

Kami dari DPC LSM Trinusa Bekasi menegaskan bahwa skandal ini tidak akan selesai hanya dengan permohonan maaf. Jika KPM dan pihak berwenang enggan mengambil sikap tegas, LSM Trinusa siap menggalang dan mengonsolidasikan massa untuk mengepung Kantor Bupati Bekasi hingga Gedung Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Aparat Penegak Hukum, Inspektorat, dan Kemendagri harus segera memanggil serta memeriksa Daud Husen secara pro-justitia.

Jangan biarkan BUMD milik rakyat Bekasi dikelola dengan mentalitas asal koreksi yang merusak tatanan hukum dan meremehkan norma kearsipan negara. (Tim)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolda Jatim Silaturahmi ke PWM Gandeng Ulama Perkuat Kamtibmas dan Berantas Narkoba

6 November 2026 - 13:28 WIB

Peringati Hari Bhakti Imipas ke-2, Rutan Kelas I Surabaya Salurkan 50 Paket Sembako kepada Warga Medaeng

6 November 2026 - 13:24 WIB

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, Enam Korban Rugi Rp4,07 Miliar

6 November 2026 - 08:49 WIB

LSM TRINUSA DPC Surabaya Apresiasi Langkah Tegas Kapolri Bongkar Praktik Penyadapan Ilegal

5 November 2026 - 19:24 WIB

Kapolda Jatim Tegaskan Komitmen Kawal Upah Minimum 2027, PHK, dan Penyelesaian Kasus Buruh Pakerin

5 November 2026 - 14:48 WIB

Monitoring Tambang MBLB di Sumenep, Tim Gabungan Pasang Banner Larangan Tambang Ilegal

5 November 2026 - 14:41 WIB

Trending di Kriminal
error: Content is protected !!