Surabaya, Potretrealita.com – 29 Juli 2026. Aksi pencurian kembali terjadi di kawasan Pasar Sidotopo Wetan, Surabaya. Seorang pedagang bahan pokok bernama Hanafi (38) menjadi korban pembobolan toko pada Selasa dini hari, 28 Juli 2026, yang mengakibatkan kerugian ditaksir mencapai Rp5 juta.
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 03.00 WIB saat korban hendak membuka tokonya. Hanafi mendapati gembok pintu tokonya telah dirusak dan pintu dalam keadaan terbuka. Setelah dilakukan pemeriksaan, sejumlah barang dagangan berupa bahan pokok serta satu unit timbangan yang digunakan untuk aktivitas jual beli diketahui telah hilang.
“Saya kaget melihat gembok sudah rusak, barang-barang hilang. Timbangan pun dibawa, padahal itu nyawa usaha saya,” ujar Hanafi.
Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Kenjeran, Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Laporan diterima dan teregister dengan nomor LPM/131/B/VII/2026, yang ditandatangani oleh Aipda Sadi Setyono.
Pihak kepolisian menyatakan akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta keberadaan pelaku. Hingga saat ini, belum ada informasi mengenai pihak yang diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut.
Secara hukum, apabila terbukti dilakukan dengan cara merusak atau membongkar pengaman untuk mengambil barang milik orang lain, perbuatan tersebut dapat dijerat dengan ketentuan Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan pemberatan.
Peristiwa ini kembali menjadi perhatian para pedagang di pasar tradisional yang berharap adanya peningkatan pengamanan, terutama pada malam hingga dini hari. Mereka menginginkan langkah konkret seperti patroli rutin, pengawasan yang lebih intensif, serta pemasangan kamera pengawas (CCTV) di titik-titik rawan guna mencegah kejadian serupa terulang.
Sementara itu, kepolisian juga mengimbau para pedagang untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungan pasar. (Mul)











