Menu ✖

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Kriminal · 29 Jul 2026 06:17 WIB ·

Gembok Dirusak, Bahan Pokok dan Timbangan Raib dari Toko Pedagang di Pasar Sidotopo Wetan


 Gembok Dirusak, Bahan Pokok dan Timbangan Raib dari Toko Pedagang di Pasar Sidotopo Wetan Perbesar

Surabaya, Potretrealita.com – 29 Juli 2026. Aksi pencurian kembali terjadi di kawasan Pasar Sidotopo Wetan, Surabaya. Seorang pedagang bahan pokok bernama Hanafi (38) menjadi korban pembobolan toko pada Selasa dini hari, 28 Juli 2026, yang mengakibatkan kerugian ditaksir mencapai Rp5 juta.

Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 03.00 WIB saat korban hendak membuka tokonya. Hanafi mendapati gembok pintu tokonya telah dirusak dan pintu dalam keadaan terbuka. Setelah dilakukan pemeriksaan, sejumlah barang dagangan berupa bahan pokok serta satu unit timbangan yang digunakan untuk aktivitas jual beli diketahui telah hilang.

“Saya kaget melihat gembok sudah rusak, barang-barang hilang. Timbangan pun dibawa, padahal itu nyawa usaha saya,” ujar Hanafi.

Korban kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Kenjeran, Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Laporan diterima dan teregister dengan nomor LPM/131/B/VII/2026, yang ditandatangani oleh Aipda Sadi Setyono.

Pihak kepolisian menyatakan akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta keberadaan pelaku. Hingga saat ini, belum ada informasi mengenai pihak yang diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut.

Secara hukum, apabila terbukti dilakukan dengan cara merusak atau membongkar pengaman untuk mengambil barang milik orang lain, perbuatan tersebut dapat dijerat dengan ketentuan Pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan pemberatan.

Peristiwa ini kembali menjadi perhatian para pedagang di pasar tradisional yang berharap adanya peningkatan pengamanan, terutama pada malam hingga dini hari. Mereka menginginkan langkah konkret seperti patroli rutin, pengawasan yang lebih intensif, serta pemasangan kamera pengawas (CCTV) di titik-titik rawan guna mencegah kejadian serupa terulang.

Sementara itu, kepolisian juga mengimbau para pedagang untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan di lingkungan pasar. (Mul)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolrestabes Surabaya Ungkap Alasan Mutasi Tujuh Anggota Satresnarkoba, Diduga Langgar SOP

2 November 2026 - 16:17 WIB

Audiensi Tanpa Kepala Dinkes, GASI Minta Proyek Pagar Labkesmas Sampang Diperiksa Menyeluruh

2 November 2026 - 16:10 WIB

Bawa Pisau dan Pistol Dompis, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Saat Berburu Sasaran di Gresik

2 November 2026 - 16:01 WIB

Janji Pengembalian Tak Terpenuhi, Dugaan Penipuan Berkedok Pinjaman Jaminan Emas Dilaporkan ke Polisi

2 November 2026 - 09:03 WIB

Pendekatan Humanis, Satlantas Polres Gresik Beri Edukasi Safety Riding kepada Driver Ambulans Jawa-Madura-Bali

2 November 2026 - 04:04 WIB

Instruksi Berantas Bandar Narkoba Diuji, DPO Deholi di Bangkalan Belum Berhasil Diamankan

2 November 2026 - 03:02 WIB

Trending di Bangkalan
error: Content is protected !!