Menu ✖

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Kriminal · 19 Jul 2026 04:15 WIB ·

Korban Dikubur di Pekarangan Rumah, Polisi Tangkap Dua Tersangka Pembunuhan Berencana


 Korban Dikubur di Pekarangan Rumah, Polisi Tangkap Dua Tersangka Pembunuhan Berencana Perbesar

Nganjuk, Potretrealita.com – Kepolisian Resor Nganjuk, Jawa Timur, menangkap dua tersangka kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Gatot Tri Wahyu Widodo (52), warga Dusun Nanggungan, Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk.

Wakapolres Nganjuk Kompol Didid Wahyu Agustyawan, Kamis (16/7) mengemukakan polisi menangkap dua orang. Mereka antara lain DM (20), perempuan asal Desa Kaloran, Kecamatan Ngronggot, serta NJS (28), laki-laki asal Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk.

“Dalam waktu 10 jam sejak jasad korban ditemukan, kami berhasil mengamankan dua tersangka di Jalan Jenderal S. Parman, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo,” katanya di Nganjuk.

Diketahui bahwa DM merupakan anak angkat korban dan NJS merupakan rekan dekat DM.

Keduanya diduga terkait dengan temuan jasad korban yang telah dikuburkan di pekarangan samping rumahnya sendiri, yakni Gatot Tri Wahyu Widodo.

Kasatreskrim Polres Nganjuk AKP Sukaca menambahkan penyidik menduga tindak pidana tersebut telah direncanakan sebelum peristiwa terjadi.

“Jadi sebelum melakukan eksekusi, kedua pelaku ini sudah merencanakan terlebih dahulu,” kata Sukaca.

Ia menambahkan, berdasarkan hasil penyidikan sementara, masing-masing tersangka diduga memiliki peran berbeda saat kejadian berlangsung.

“Sebagai otak atau yang punya ide adalah pelaku perempuan inisial DM. Ia yang punya inisiatif merencanakan dan membagi peran masing-masing,” ujarnya.

Polisi menduga korban mengalami kekerasan menggunakan benda tumpul dan benda tajam sebelum akhirnya meninggal dunia. Jenazah korban kemudian dipindahkan dan dikuburkan di pekarangan rumah pada malam hari dan ditemukan pada Rabu (15/7).

Sementara itu, berdasarkan hasil autopsi, korban meninggal dunia akibat luka pada bagian leher yang menyebabkan putusnya pembuluh darah utama. Tim medis juga menemukan luka pada bagian kepala dan perut korban.

Usai kejadian, kedua tersangka diduga sempat berpindah ke sejumlah lokasi di luar Kabupaten Nganjuk sebelum akhirnya berhasil diamankan petugas di Kabupaten Sidoarjo.

Dalam perkara tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti antara lain cangkul, sepeda motor, pakaian, telepon seluler, tali, serta barang lain yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.

Kedua tersangka dijerat Pasal 459 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana mengenai pembunuhan berencana dengan ancaman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun. (Blkon)

Artikel ini telah dibaca 8 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polda Jatim Sita Knuckle hingga Cairan Tiner, 11 Orang Diamankan Saat Aksi di Grahadi

22 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Polres Pacitan Gelar Razia Pekat, Puluhan Botol Miras Disita di Pantai Pancer Dorr

22 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Diduga Rugikan Negara Rp2,1 Miliar, Praktik Pengoplosan LPG Subsidi di Sidoarjo Dibongkar

22 Oktober 2026 - 13:44 WIB

Bantu Ribuan Santri Hadapi Kekeringan, Kapolres Sampang Distribusikan 120 Ribu Liter Air Bersih

22 Oktober 2026 - 13:31 WIB

Kapolres Sampang: Tidak Ada Toleransi bagi Pelaku Perjudian Sabung Ayam

22 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Polsek Pujer Salurkan 400 Al-Qur’an ke 20 TPQ dan Musala di Bondowoso, Peringati Hari Santri Nasional 2026

22 Oktober 2026 - 13:17 WIB

Trending di Bondowoso
error: Content is protected !!