Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Nasional · 26 Agu 2026 07:57 WIB ·

MADAS Nusantara: Legalitas Ormas, Spirit Persaudaraan, dan Budaya Madura yang Mengakar


 MADAS Nusantara: Legalitas Ormas, Spirit Persaudaraan, dan Budaya Madura yang Mengakar Perbesar

Sampang, potretrealita.com — Di tengah dinamika sosial Madura, lahirnya Perkumpulan Masyarakat Madura Asli (MADAS Nusantara) sebagai organisasi kemasyarakatan resmi menandai babak baru dalam perjalanan masyarakat lokal. Dengan pengakuan legal dari Kemendagri dan Kementerian Hukum dan HAM RI, ormas ini tidak sekadar hadir sebagai wadah formal, melainkan juga sebagai simbol kebangkitan nilai budaya dan kepedulian sosial yang telah lama menjadi ciri khas Madura.

Pengesahan MADAS Nusantara melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 200.1.2/5722/SJ dan Surat Keterangan Terdaftar Nomor AHU-0010216.AH.01.07 Tahun 2024 memberi kepastian hukum bagi kepengurusan periode 2024–2028. Legalitas ini bukan hanya dokumen administratif, tetapi juga fondasi kepercayaan masyarakat terhadap kiprah organisasi.

Struktur kepengurusan yang dipimpin oleh Moh. Nidi (Mak Bungsoh) bersama Zainullah (Sekretaris) dan Sulipah (Bendahara), dengan dukungan 76 anggota terdaftar, mencerminkan semangat kolektif. Kepengurusan ini menjadi motor penggerak yang diharapkan mampu mengakselerasi program sosial di Kabupaten Sampang dan sekitarnya.

Madura dikenal dengan budaya gotong royong, persaudaraan, dan religiusitas yang kuat. Nilai‑nilai ini menjadi napas bagi MADAS Nusantara. Tradisi toron (turun ke sawah bersama), rokat tasek (ritual laut), hingga haul para sesepuh adalah contoh bagaimana masyarakat Madura menjaga harmoni sosial dan spiritual.

MADAS Nusantara berusaha menjadikan nilai budaya tersebut sebagai landasan program. Santunan anak yatim dan bantuan pangan bagi kaum dhuafa bukan sekadar aksi sosial, melainkan perwujudan filosofi Madura: “Bhuppa’, Bhabhu’, Ghuru, Rato” — menghormati orang tua, guru, dan pemimpin sebagai pilar kehidupan.

Pada 25 Juni 2026, MADAS Nusantara menyalurkan bantuan sosial berupa santunan anak yatim dan dukungan ekonomi bagi kaum dhuafa. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa ormas tidak hanya hadir di atas kertas, tetapi benar‑benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Ketua MADAS Nusantara, Moh. Nidi (Mak Bungsoh), menegaskan :
“Legalitas ini menjadi pelecut semangat bagi kami untuk terus menjaga kondusivitas daerah, memperkuat rasa persaudaraan, serta memperluas kontribusi nyata dalam membantu kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Sampang dan wilayah Madura pada umumnya.”

Dengan legitimasi yang kuat, MADAS Nusantara diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah, sekaligus penjaga nilai budaya Madura. Lebih dari sekadar organisasi, MADAS Nusantara adalah representasi masyarakat Madura yang ingin menyeimbangkan tradisi leluhur dengan tantangan modernitas. (Mul)

Artikel ini telah dibaca 24 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polres Gresik Ungkap 14 Kasus Narkoba, 17 Tersangka Diamankan dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026

26 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Polda Riau Kirim 60 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di NTT

26 Agustus 2026 - 10:46 WIB

Tertangkap Warga Saat Hendak Curi Motor di Cerme, Pelaku Ternyata Sudah Beraksi di Lima TKP

26 Agustus 2026 - 10:37 WIB

Sengketa Pandegiling 125, Kuasa Hukum Tegaskan Ahli Waris Bukan Penyerobot Tanah

26 Agustus 2026 - 07:27 WIB

Tampilkan Pak Sakera, Rayyan Zaini Muslih Meriahkan Pentas Seni HUT ke-81 RI di Pengampon

26 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Polres Magetan Tingkatkan Mitigasi Karhutla di Musim Kemarau, Larang Warga Membakar Lahan

25 Agustus 2026 - 08:59 WIB

Trending di Magetan
error: Content is protected !!