Situbondo, Potretrealita.com – Di balik khidmatnya pelaksanaan Haul Masyayikh yang dipadati ribuan jamaah di Alun-Alun Situbondo, terdapat dedikasi para relawan yang bekerja tanpa pamrih demi memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan lancar. Salah satunya ditunjukkan oleh Panitia Bonek Bersholawat yang aktif mengambil peran dalam pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas.
Sejak sebelum acara dimulai hingga seluruh rangkaian haul berakhir, Bonek Bersholawat bersama unsur panitia dan pihak terkait bahu-membahu mengatur arus kendaraan, mengarahkan jamaah, serta membantu mengurai kepadatan lalu lintas. Upaya tersebut dilakukan agar ribuan peserta yang datang dari berbagai daerah dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman dan khusyuk.
Haul Masyayikh yang dihadiri para kiai dari berbagai wilayah di Jawa Timur menjadi momentum penting untuk mengenang perjuangan para ulama sekaligus mempererat tali ukhuwah Islamiyah. Di balik besarnya antusiasme masyarakat, peran para relawan menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Bonek Bersholawat menunjukkan bahwa kecintaan kepada ulama dan syiar sholawat tidak hanya diwujudkan melalui lantunan doa, tetapi juga melalui aksi nyata melayani masyarakat. Kehadiran mereka membuktikan bahwa identitas suporter dapat berjalan seiring dengan nilai-nilai kedisiplinan, kepedulian sosial, dan semangat pengabdian.
Di bawah pembinaan KHR. Moh. Kholil As’ad Syamsul Arifin, Pengasuh Pondok Pesantren Walisongo sekaligus Pembina ITTISHOLANA (Ittihad Sholawat Nariyah), semangat persatuan, kebersamaan, dan khidmah kepada umat terus ditanamkan kepada para anggota. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam keterlibatan aktif Bonek Bersholawat yang turut menjaga kondusivitas selama acara berlangsung.
Keberhasilan Haul Masyayikh tahun ini tidak hanya diukur dari membludaknya jumlah jamaah yang hadir, tetapi juga dari tumbuhnya budaya gotong royong, disiplin, dan kepedulian di tengah masyarakat. Ketika ribuan jamaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman, di situlah peran para relawan menjadi bagian penting dari suksesnya penyelenggaraan acara.
Melalui aksi nyata tersebut, Bonek Bersholawat mengirimkan pesan bahwa menjaga keamanan, membantu sesama, serta mengawal kegiatan para ulama merupakan bentuk ibadah dan pengabdian kepada masyarakat. Pengabdian yang dilakukan dengan tulus mungkin tidak selalu berada di bawah sorotan, namun manfaatnya akan selalu dirasakan oleh banyak orang. (Red)











