Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Lapas · 22 Sep 2026 05:17 WIB ·

Lapas Narkotika Pamekasan Digerebek, Petugas Temukan 30 Barang Terlarang


 Lapas Narkotika Pamekasan Digerebek, Petugas Temukan 30 Barang Terlarang Perbesar

Pamekasan, potretrealita.com – Dalam rangka deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban serta memperkuat upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan melaksanakan razia blok hunian bersama Aparat Penegak Hukum (APH), Senin (21/9/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai pukul 19.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Kusnan, dan melibatkan jajaran petugas Lapas, BNNK Sumenep, Polres Pamekasan, Kodim 0826 Pamekasan, serta Satbrimob Polda Jawa Timur.

Penggeledahan dilakukan secara menyeluruh terhadap kamar hunian warga binaan. Petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi tempat penyimpanan barang terlarang maupun lokasi yang dapat dimanfaatkan sebagai jalur pelarian.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan turut didukung oleh anjing pelacak K9 milik Lapas Narkotika Pamekasan bernama “Ayu” yang dikerahkan untuk membantu menyisir sejumlah area yang dianggap mencurigakan.

Selain itu, sinergi dengan APH juga dilakukan sebagai bagian dari peningkatan kewaspadaan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, sekaligus mendukung pelaksanaan 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam upaya meningkatkan keamanan dan pengawasan di Lapas dan Rutan.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam blok hunian, terdiri dari 5 botol kaca, 4 tali kawat, 7 pisau modifikasi, 8 korek api, dan 6 kartu remi.

Seluruh barang hasil penggeledahan kemudian diinventarisasi dan dicatat dalam berita acara pelaksanaan kegiatan. Barang-barang tersebut selanjutnya diamankan untuk dilakukan pemusnahan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kalapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Kusnan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak eksternal yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BNNK Sumenep, Polres Pamekasan, Kodim 0826 Pamekasan, Satbrimob Polda Jawa Timur, serta seluruh jajaran yang telah bersama-sama mendukung kegiatan razia dan deteksi dini ini. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Lapas. Kami berharap sinergi dan kolaborasi ini dapat terus terjalin dan semakin kuat ke depannya,” ujar Kusnan.

Usai pelaksanaan razia, kegiatan dilanjutkan dengan tes urine terhadap petugas dan warga binaan. Sebanyak 13 petugas Lapas dan 40 warga binaan yang dipilih secara acak mengikuti pemeriksaan tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta tes urine dinyatakan negatif (-) pada seluruh indikator yang tertera pada alat tes urine.

Dalam sesi press release, Plt. Kepala BNNK Sumenep, Wahyu Purnomo, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan bersama tersebut merupakan bentuk nyata sinergi antarinstansi dalam mendukung upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika.

“Hasil penggeledahan dan tes urine hari ini menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan lingkungan Lapas tetap aman dan bersih dari penyalahgunaan narkotika. Hasil tes urine terhadap petugas maupun warga binaan seluruhnya negatif. Kami mengapresiasi langkah Lapas Narkotika Pamekasan yang terus membangun sinergi dengan BNN dan aparat penegak hukum dalam mendukung program P4GN,” ungkap Wahyu Purnomo.

Sementara itu, KBO Satresnarkoba Polres Pamekasan, Slamet Wahyudi, S.H., memberikan imbauan kepada seluruh warga binaan agar menjadikan masa pidana sebagai momentum untuk memperbaiki diri dan meninggalkan segala bentuk penyalahgunaan narkotika.

“Kami mengimbau kepada seluruh warga binaan untuk menjauhi narkoba dan tidak lagi terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika. Jalani masa pidana dengan baik, ikuti seluruh program pembinaan yang diberikan oleh Lapas, dan manfaatkan kesempatan tersebut untuk mempersiapkan diri kembali ke tengah-tengah masyarakat,” tegas Slamet Wahyudi.

Selama pelaksanaan razia, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Warga binaan juga menunjukkan sikap kooperatif serta mendukung pelaksanaan penggeledahan.

Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan berkomitmen untuk terus meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah-langkah preventif secara berkelanjutan. Kegiatan razia dan tes urine diharapkan dapat dilaksanakan secara berkala sebagai bagian dari deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban sekaligus memperkuat pelaksanaan P4GN di lingkungan Lapas.

Melalui sinergi dan kolaborasi yang berkelanjutan bersama aparat penegak hukum dan instansi terkait, Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan terus berupaya mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bersih dari narkoba. (Rud)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Tiga Polisi Terluka Saat Tangkap Pelaku Curanmor, Tersangka Ditembak di Kaki

22 September 2026 - 06:08 WIB

Kabel WiFi Menjuntai Diduga Picu Kecelakaan Maut, Mahasiswa UNESA Tewas di Mojokerto

22 September 2026 - 05:06 WIB

YR KOBRA JATIM Perkuat Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Narkoba di Sidoarjo

22 September 2026 - 05:00 WIB

Apresiasi Pengabdian Korlantas Polri, Faisol Majid Dorong Penguatan Budaya Tertib Lalu Lintas

22 September 2026 - 04:45 WIB

Terduga Pelaku Bacok Mertua hingga Tewas, Ditangkap di Mushala

21 September 2026 - 17:52 WIB

Pos Bantuan Hukum Rutan Surabaya Jadi Wujud Kolaborasi untuk Perkuat Akses Keadilan

21 September 2026 - 14:14 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!