Bangil, Potretrealita.com – Di tengah polemik kepengurusan Yayasan STAIPANA yang hingga kini belum menemukan titik temu di lingkungan PCNU Bangil, Pagar Nusa Cabang Bangil mengambil langkah tegas dengan turun langsung menjaga dan mengamankan aset-aset milik PCNU Bangil.
Langkah pengamanan tersebut mulai dilakukan sejak Senin, 20 April 2026, atas instruksi dan arahan dari para kiai serta pengurus PCNU Bangil yang sah. Penjagaan akan terus dilakukan hingga ada instruksi lanjutan dari jajaran pengurus.
Ketua Pimpinan Cabang Pagar Nusa Bangil, Gus Romy Syib, menegaskan bahwa seluruh pasukan dan santri Pagar Nusa di setiap PAC telah disiagakan untuk menjalankan arahan para kiai dalam menjaga kehormatan organisasi dan aset-aset NU.
“Kami di Pagar Nusa adalah putra kandung Nahdlatul Ulama, mempunyai kewajiban untuk menjaga dan menjadi benteng terdepan bagi para kiai kami, termasuk semua aset yang berada di bawah naungan PCNU Bangil,” tegas Gus Romy, yang juga dikenal sebagai da’i muda Nahdlatul Ulama.
Tidak hanya unsur pengurus cabang, pengamanan ini juga mendapat dukungan penuh dari jajaran dewan pembina. Kyai Zainal Suwari, Ketua Dewan Pembina PC Pagar Nusa Bangil, yang juga menjabat sebagai Majelis Pendekar Pimpinan Pusat Pagar Nusa, turut hadir mengawal situasi yang dinilai masih belum kondusif.
Menurutnya, perjuangan mengawal marwah organisasi membutuhkan tekad dan kesungguhan.
“Dalam mengawal Nahdlatul Ulama kita membutuhkan tiga hal: niat yang baik, kesiapan berjuang, dan istiqamah. InsyaAllah dengan itu kita akan mendapat ridho para masyayikh,” ujar Kyai Zainal Suwari.
Selain melakukan penjagaan fisik, para anggota Pagar Nusa Bangil juga menggelar kegiatan Gerak Bathin bersama sebagai bentuk doa dan dukungan spiritual bagi para pejuang Nahdlatul Ulama di Bangil agar persoalan yang terjadi segera mendapatkan jalan keluar terbaik.
Kehadiran Pagar Nusa di tengah polemik ini menunjukkan komitmen kuat sebagai badan otonom Nahdlatul Ulama yang siap menjaga kehormatan organisasi, para ulama, dan seluruh aset yang berada di bawah naungan PCNU Bangil.
Situasi di lingkungan yayasan hingga saat ini masih dalam penjagaan ketat, sembari menunggu keputusan dan langkah lanjutan dari pengurus resmi PCNU Bangil. (Red)











