Tangerang, Potretrealita.com – Wujud solidaritas dan kepedulian antaranggota kembali ditunjukkan oleh Organisasi Kemasyarakatan Madura Asli Sedarah (Madas). Jajaran pengurus DPD Banten, DPC Tangerang Kota, hingga DPAC melakukan kunjungan silaturahmi kepada Ketua Madas Sedarah DPCI Arab Saudi, Khoirul Azam, yang tengah menghadapi musibah karena anaknya dirawat di Klinik Bakti Mulya, Jalan Kronjo Raya, Desa Pasilian, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, Banten.
Kegiatan silaturahmi tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat rasa persaudaraan dan solidaritas di tubuh organisasi Madas Sedarah. Hadir dalam kunjungan itu sejumlah perwakilan pengurus Madas dari berbagai wilayah di Banten.
Di antaranya Panglima DPD Banten Sudarsono, Pembina Madas Tangerang Selatan Edi bersama Selamat, Ketua DPC Tangerang Kota Mahmud beserta jajaran staf, serta perwakilan pengurus DPAC Karawaci Alfaidi.
Dalam kesempatan tersebut, Khoirul Azam menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan keluarga besar Madas Sedarah.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran perwakilan pengurus Madas Sedarah yang telah peduli kepada kami. Sinergi dan silaturahmi ini sangat penting untuk menjaga solidaritas dan kenyamanan antarwarga Madas Sedarah,” ujarnya.
Ia juga mengaku terharu dengan dukungan moril yang diberikan para pengurus dan anggota.
“Solidaritas seperti ini jarang saya dapatkan. Sekarang terbukti bahwa keluarga besar Madas Sedarah benar-benar menunjukkan kekompakan dan rasa kekeluargaan yang tetap terjaga, baik di dalam maupun di luar organisasi,” tambahnya.
Sementara itu, Edi, Mahmud, dan Sudarsono menegaskan bahwa organisasi Madas Sedarah bukan milik individu ataupun pengurus semata, melainkan milik bersama yang harus dijaga secara kolektif.
Mereka menekankan pentingnya seluruh anggota memiliki tanggung jawab yang sama untuk menjaga keharmonisan dan kehangatan di dalam organisasi.
“Organisasi ini milik kita bersama. Karena itu, semua anggota harus memiliki rasa tanggung jawab yang sama untuk menjaga keharmonisan dan kekompakan Madas Sedarah,” ujar mereka dalam diskusi tersebut.
Selain itu, para pengurus juga berpesan agar seluruh anggota Madas Sedarah terus menjalin hubungan baik, baik antaranggota maupun dengan organisasi lain, demi memperkuat persatuan dalam keberagaman.
“Kita hidup dalam keberagaman, Bhinneka Tunggal Ika. Kita semua bersaudara, saling menghargai, saling menjaga, dan saling merangkul,” tuturnya.
Para pengurus yang hadir pun menyatakan komitmennya untuk terus membangun komunikasi dan kolaborasi antarangggota di seluruh Indonesia hingga tingkat internasional demi menjaga kekompakan organisasi.
“Jika ada rekan-rekan yang mengalami kesulitan, kami akan selalu hadir mendampingi, khususnya bagi anggota dan masyarakat sekitar,” tegas mereka.
Silaturahmi ini menjadi bukti bahwa Madas Sedarah terus berupaya membangun rasa kekeluargaan yang kuat, sekaligus mempertegas komitmen organisasi untuk hadir di tengah anggotanya dalam berbagai situasi, termasuk saat menghadapi musibah. (Rud)











