Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Bondowoso · 22 Apr 2026 10:45 WIB ·

1 Ton Pertalite Disalahgunakan, Polres Bondowoso Tetapkan Dua Tersangka


 1 Ton Pertalite Disalahgunakan, Polres Bondowoso Tetapkan Dua Tersangka Perbesar

Bondowoso, Potretrealita.com – Kepolisian Resor Bondowoso Polda Jawa Timur melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite. Dalam kasus ini, dua warga Bondowoso ditetapkan sebagai tersangka.

Kedua tersangka masing-masing berinisial MAM (54) dan M (63). Dari tangan para pelaku, polisi berhasil mengamankan sekitar 1,015 ton BBM jenis Pertalite yang diduga hendak dijual kembali ke sejumlah kios dengan harga di atas ketentuan subsidi.

Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo melalui Kasatreskrim Iptu Wawan Triono menjelaskan, penetapan kedua tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi alat bukti yang cukup dari hasil penyelidikan intensif.

“Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi bukti yang cukup dari hasil penyelidikan mendalam sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Iptu Wawan, Sabtu (18/4/2026).

Menurutnya, praktik penyalahgunaan distribusi BBM bersubsidi merupakan tindak pidana serius karena tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga berdampak langsung terhadap masyarakat yang berhak menerima subsidi.

“Praktik ini tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga menghambat distribusi BBM bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, penyalahgunaan BBM subsidi berpotensi memicu kelangkaan di tingkat masyarakat, menyebabkan antrean panjang di SPBU, serta meningkatkan beban operasional sektor usaha kecil dan transportasi yang sangat bergantung pada BBM bersubsidi.

Kondisi tersebut dinilai dapat berdampak luas terhadap stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya kelompok ekonomi menengah ke bawah yang menggunakan BBM subsidi untuk menunjang aktivitas harian.

Kasatreskrim juga menegaskan bahwa Polres Bondowoso akan terus memperketat pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi dan menindak tegas segala bentuk pelanggaran.

“Kami berkomitmen menjaga hak masyarakat serta memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai aturan,” tandas Iptu Wawan.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat Pasal 40 Angka 9 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, juncto Perppu Nomor 2 Tahun 2022, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda maksimal Rp60 miliar.

“Ancaman hukumannya pidana penjara paling lama enam tahun serta denda maksimal Rp60 miliar,” pungkasnya. (Mul)

Artikel ini telah dibaca 13 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Ceceran Air Garam Diduga Picu Kecelakaan Beruntun, Satu Keluarga dan Dua Pengendara Jadi Korban

23 September 2026 - 10:15 WIB

Ini Alasan BPJS Kesehatan Memutus Kerja Sama Dengan RS Petrokimia Gresik

23 September 2026 - 04:46 WIB

Kantor Hukum Dwi Heri Mustika & Sekutu Kawal Sengketa PHK hingga Tuntas, Hak Dua Pekerja Dipenuhi

22 September 2026 - 15:24 WIB

Cekcok Pasangan Kekasih Berujung Berdarah, Polisi Buru Pria yang Diduga Terlibat

22 September 2026 - 15:19 WIB

HUT Kapolres Madiun, LSM Trinusa Madiun Raya Tegaskan Komitmen Sinergi

22 September 2026 - 15:14 WIB

Diduga Catut Foto dan Identitas, Akun TikTok @slundupan8625 Dilaporkan ke Polisi

22 September 2026 - 14:10 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!