Menu ✖

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Nasional · 6 Apr 2026 08:26 WIB ·

Desak Keadilan Kasus Pembacokan di Purwosari, LSM TRINUSA dan Gajahmada Nusantara Laporkan Kinerja Polisi ke Wassidik Polda Jatim


 Desak Keadilan Kasus Pembacokan di Purwosari, LSM TRINUSA dan Gajahmada Nusantara Laporkan Kinerja Polisi ke Wassidik Polda Jatim Perbesar

Pasuruan, Potretrealita.com – Gelombang kemarahan publik semakin memuncak. Gabungan dua kekuatan besar, LSM TRINUSA dan LSM GAJAHMADA NUSANTARA, didampingi sejumlah awak media, kembali melancarkan aksi tegas dengan melayangkan laporan pengaduan masyarakat (DUMAS) ke Bidang Pengawasan dan Pemeriksaan Khusus (WASSIDIK) Polda Jawa Timur.

Langkah ekstrem ini diambil sebagai bentuk protes keras atas lambannya penanganan kasus pembacokan yang menimpa Firman Maulidia di Purwosari, yang hingga kini dinilai jalan di tempat dan tidak berpihak pada keadilan.

Mereka menuntut Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera sadar dan bertindak. Jangan lagi main-main dengan rasa sakit yang dialami korban yang kini harus menanggung cacat permanen seumur hidup.

“Kami hadir di sini bersama LSM Gajahmada Nusantara dan rekan-rekan media untuk menyerahkan Dumas ke Wassidik Polda Jatim. Tujuan kami satu: mendesak aparat penegak hukum agar korban pembacokan benar-benar mendapatkan keadilan yang sesungguhnya. Kami meminta APH untuk segera menangkap pelakunya! Jangan biarkan kejahatan terus terjadi dan pelaku bebas berkeliaran sementara korban menderita,” tegas perwakilan LSM.

TUNTUTAN TEGAS: SEGERA PANGGIL KAPOLSEK DAN PENYIDIK!

Menurut penuturan Ketua LSM Gajah Mada Nusantara, pihaknya tidak lagi percaya pada janji manis di tingkat bawah. Ia menuntut atensi keras dari pusat agar kasus ini segera bergerak untuk menangkap pelaku pembacokan terhadap saudara Firman Maulidia.

“Harapan saya, Wassidik dan Bidpropam Polda Jatim secepatnya memanggil Kapolsek Purwosari beserta penyidiknya. Panggil dan periksa mereka! Jangan ditunda-tunda lagi. Kami ingin korban mendapatkan keadilan yang seadil-adilnya. Ingat, korban sudah cacat permanen, jangan biarkan penderitaan ini sia-sia hanya karena kinerja aparat yang lemah dan tidak becus,” ujarnya dengan nada tinggi.

KRITIK PEDAS: POLSEK PURWOSARI MATI LANGKAH, HUKUM JADI TAYSON

Kasus ini menjadi bukti nyata runtuhnya kepercayaan masyarakat. Bagaimana mungkin pelaku tindak pidana berat bisa dibiarkan bebas sementara korban mengalami cacat permanen seumur hidup?

“Ini bukan lagi soal lambat, ini sudah soal ketidakmampuan dan kelalaian fatal. Kenapa pelaku masih bebas? Apa yang ditunggu? Apakah menunggu korban mati baru mau bergerak? Kepercayaan masyarakat terhadap Polsek Purwosari sudah hancur lebur, mereka dianggap tidak becus mengurus kasus ini sehingga harus turun tangan Wassidik dan Propam,” seru massa.

Erik dan Misbah dengan tegas menyampaikan bahwa korban yang menderita cacat fisik permanen tidak boleh lagi dipermainkan oleh birokrasi yang berbelit-belit dan diduga kuat ada permainan “orang dalam”.

“Jangan jadikan hukum sebagai alat untuk melindungi yang kuat dan menindas yang lemah. Jika Kapolsek dan jajaran tidak mampu bekerja, maka harus dipertanggungjawabkan. Panggil mereka, periksa, dan copot jika memang tidak mampu! Tangkap pelakunya sekarang juga, buktikan kalau hukum masih ada di negara ini!”

Dengan masuknya laporan ini ke tingkat Polda Jatim, mata publik kini tertuju penuh. Masyarakat menunggu, apakah atensi dari atas akan segera hadir untuk membongkar kebusukan dan menegakkan keadilan yang selama ini ditunggu-tunggu. (Mul)

Artikel ini telah dibaca 51 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolrestabes Surabaya Ungkap Alasan Mutasi Tujuh Anggota Satresnarkoba, Diduga Langgar SOP

2 November 2026 - 16:17 WIB

Audiensi Tanpa Kepala Dinkes, GASI Minta Proyek Pagar Labkesmas Sampang Diperiksa Menyeluruh

2 November 2026 - 16:10 WIB

Bawa Pisau dan Pistol Dompis, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Saat Berburu Sasaran di Gresik

2 November 2026 - 16:01 WIB

Janji Pengembalian Tak Terpenuhi, Dugaan Penipuan Berkedok Pinjaman Jaminan Emas Dilaporkan ke Polisi

2 November 2026 - 09:03 WIB

Pendekatan Humanis, Satlantas Polres Gresik Beri Edukasi Safety Riding kepada Driver Ambulans Jawa-Madura-Bali

2 November 2026 - 04:04 WIB

Instruksi Berantas Bandar Narkoba Diuji, DPO Deholi di Bangkalan Belum Berhasil Diamankan

2 November 2026 - 03:02 WIB

Trending di Bangkalan
error: Content is protected !!