Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Jakarta · 19 Mar 2026 10:53 WIB ·

Warung Nasi Goreng Jadi Markas, Sindikat Uang Palsu Digulung Polisi


 Warung Nasi Goreng Jadi Markas, Sindikat Uang Palsu Digulung Polisi Perbesar

Jakarta, Potretrealita.com – Tim Satresmob Bareskrim Polri berhasil mengungkap kasus dugaan peredaran uang palsu yang beroperasi di wilayah Jawa Barat menjelang Lebaran.

Pengungkapan ini dilakukan oleh Unit 1 Satresmob Bareskrim Polri yang dipimpin Kanit 1 Satresmob, AKBP Harry Azhar, bersama personel, pada Jumat malam, 13 Maret 2026, sekitar pukul 23.30 WIB.

Penggerebekan pertama dilakukan di sebuah warung nasi goreng di kawasan Plered, Purwakarta. Dari lokasi ini, petugas mengamankan empat orang terduga pelaku berinisial AS, K, AK yang berperan sebagai perantara, serta DNA yang diduga sebagai pembuat uang palsu.

“Kelompok ini sudah lama beroperasi dan terkoneksi dengan kelompok pembuat uang palsu yang baru diamankan di Polres Klaten,” ujar Harry Azhar, Selasa 17 Maret 2026.

Harry menjelaskan, dari tangan para pelaku, polisi menemukan barang bukti awal berupa tujuh lembar uang palsu pecahan seratus ribu rupiah dengan seri tahun produksi 2016.

Berdasarkan hasil pengembangan, tim kemudian melakukan penggerebekan lanjutan di sebuah rumah di Perumahan Griya Ciwangi, Desa Ciwangi, Kecamatan Bungursari, Purwakarta.

“Di lokasi ini, Polisi menemukan sejumlah alat produksi uang palsu dalam jumlah besar,” kata dia.

Barang bukti yang diamankan antara lain mesin printer, satu set komputer, alat timbang uang, ribuan lembar kertas dupon sebagai bahan baku, mesin pencetak ultraviolet, oven pengering warna, alat press, hingga pewarna dan alat pemotong uang palsu. Selain itu, petugas juga menyita uang palsu yang sudah siap edar.

Perwira Menegah Polri itu menjelaskan, pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat terkait rencana sindikat tersebut untuk mengedarkan uang palsu hingga miliaran rupiah saat momen Lebaran.

Saat ini, kasus tersebut telah dilimpahkan ke Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Para pelaku dijerat dengan dugaan tindak pidana peredaran uang palsu sebagaimana diatur dalam Pasal 374 KUHP dan/atau Pasal 375 ayat 1 dan 2 KUHP.

Polisi mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap peredaran uang palsu, terutama menjelang hari raya, serta segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan. (Mul)

Artikel ini telah dibaca 7 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Acek Kusuma Tegaskan APMP Jatim Terus Kawal Dugaan Korupsi RSUD Dr Soetomo Hingga Tuntas

8 Mei 2026 - 11:39 WIB

Polrestabes Surabaya Bongkar Jaringan Scamming Internasional, Libatkan WN China, Jepang hingga Taiwan

8 Mei 2026 - 11:17 WIB

Lapas Narkotika Pamekasan Deklarasikan Ikrar Bersih HP Ilegal, Narkoba, dan Penipuan, Tes Urine Seluruhnya Negatif

8 Mei 2026 - 11:07 WIB

Rutan Kelas I Surabaya Gelar “Ikrar Pemasyarakatan”, Tegaskan Komitmen Bersih dari Narkoba dan HP Ilegal

8 Mei 2026 - 10:58 WIB

Rutan Kelas I Surabaya Gelar Tes Urin Massal, Pastikan Lingkungan Pemasyarakatan Bersih dari Narkoba

8 Mei 2026 - 08:47 WIB

Rutan Surabaya Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba bagi 100 Warga Binaan

8 Mei 2026 - 08:41 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!