Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Bangkalan · 24 Jan 2026 08:38 WIB ·

SP3D Propam Polres Bangkalan Picu Polemik: Penanganan Dumas Dinilai Tidak Profesional


 SP3D Propam Polres Bangkalan Picu Polemik: Penanganan Dumas Dinilai Tidak Profesional Perbesar

Bangkalan, Potretrealita.com – Kinerja Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Bangkalan menuai sorotan tajam. Lembaga pengawas internal Polri yang seharusnya menegakkan disiplin dan profesionalisme anggota justru dinilai menyimpang dan berpotensi menyesatkan publik dalam penanganan Pelimpahan pengaduan masyarakat (Dumas) dari Bidpropam Polda Jatim Nomor: R/13559/XII/RES.7.4/2025/Bidpropam tanggal 15 Desember 2025 tentang ketidak profesionalan Penyidik Satreskrim Polres Bangkalan dalam menangani perkara sebagaimana Nomor: LP/B/317/XI/RES.1.24/2025/Satreskrim tanggal 11 September 2025 lalu.

Sorotan tersebut mencuat setelah terbitnya Surat Pemberitahuan Perkembangan Penanganan Dumas (SP3D) tertanggal 23 Januari 2026 yang dikeluarkan Polres Bangkalan di bawah komando AKBP Wibowo melalui Kasipropam Sucipto, S.H., terkait dugaan ketidakprofesionalan penyidik Satreskrim Polres Bangkalan.

Dalam SP3D yang ditujukan kepada Sulaiman, warga Dusun Belang, Desa Pangpajung, Kecamatan Modung, Kabupaten Bangkalan, disebutkan bahwa Sipropam Polres Bangkalan telah melakukan klarifikasi terhadap penyidik dan Pawasdik serta menggelar perkara hasil penyelidikan internal.

Namun, hasil penyelidikan Propam justru menyatakan penanganan Dumas belum dapat diselesaikan dengan alasan masih menunggu putusan praperadilan di Pengadilan Negeri Bangkalan, karena laporan polisi Nomor LP/B/317/XI/2024/SPKT/Polres Bangkalan telah diajukan gugatan praperadilan.

Alasan tersebut dinilai tidak sejalan dengan tugas pokok dan fungsi Propam. Saat dikonfirmasi awak media, Sucipto selaku Kasipropam Polres Bangkalan tidak memberikan penjelasan dan justru memblokir nomor wartawan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Bangkalan IPDA Agung Intana hanya memberikan tanggapan singkat melalui pesan WhatsApp.

“Mohon waktu mas, kami koordinasikan ke pihak Propam,” tulisnya.

Kuasa hukum pelapor, Barry Dwi Pranata, secara tegas menyayangkan sikap Propam Polres Bangkalan. Ia menegaskan kliennya bukan merupakan pelapor tapi korban, sehingga Surat Pemberitahuan Perkembangan Penanganan Dumas seharusnya disampaikan kepada pelapor atau Pendumas, bukan kepada pihak lain.

“Klien kami ini korban. Seharusnya surat pemberitahuan hasil klarifikasi diberikan kepada pelapor. Bukan terkesan menghindar atau takut menyampaikan informasi sesuai ketentuan undang-undang,” tegas Barry saat ditemui awak media Jawapes, Jumat (23/1/2026).

Barry juga mempertanyakan dasar Propam Polres Bangkalan mengaitkan hasil penyelidikan etik dengan proses praperadilan. Menurutnya, pengaduan Dumas ke Propam Polda Jawa Timur diajukan lebih dahulu dibandingkan gugatan praperadilan di PN Bangkalan.

“Tugas Propam adalah memeriksa dugaan pelanggaran anggota polisi. Praperadilan menyangkut aspek administrasi dan proses hukum. Ini menunjukkan ketidakpahaman terhadap tupoksi dan berpotensi menyesatkan masyarakat atau memang sengaja mau melindungi perilaku oknum polisi yang tidak profesional yang dapat merusak citra, reputasi, dan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) secara keseluruhan,” pungkas Berry. (Tim)

Artikel ini telah dibaca 50 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polres Sampang Amankan 12 Terduga Pelaku Dugaan Pencabulan Anak, 15 Lainnya Masih Diburu

9 Juli 2026 - 21:06 WIB

LSM TRINUSA Ajukan Audiensi ke PUDAM Sumber Sejahtera Bangkalan Bahas Isu Dugaan Kebocoran PAD

9 Juli 2026 - 14:10 WIB

Polres Mojokerto Aktifkan ETLE, Tingkatkan Kepatuhan Masyarakat Dalam Berkendara

9 Juli 2026 - 14:03 WIB

Kasus Narkotika di Sidoarjo Disorot, Keluarga Sampaikan Dugaan Permintaan Uang dan Penyetruman

9 Juli 2026 - 13:59 WIB

Wali Kota Surabaya Turun Tangan Usut Dugaan Pungli dan Penyalahgunaan Lahan di SWK Tambak Wedi

9 Juli 2026 - 13:53 WIB

Keputusan Dewan Pers Vs Satreskrim Polres Mojokerto, Perkara Mangkrak Lama Tanpa Kejelasan

9 Juli 2026 - 13:48 WIB

Trending di Mojokerto
error: Content is protected !!