Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Mojokerto · 1 Jan 2026 12:35 WIB ·

Libur Nataru, Arus Wisata Trawas Mojokerto Padat Merayap hingga Picu Kemacetan Parah


 Libur Nataru, Arus Wisata Trawas Mojokerto Padat Merayap hingga Picu Kemacetan Parah Perbesar

Mojokerto, Potretrealita.com – Memanfaatkan momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), ratusan pengendara dari berbagai daerah memadati jalur menuju kawasan wisata dan kuliner di wilayah Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (1/1/2026).

Padatnya arus kendaraan roda dua maupun roda empat menyebabkan kemacetan cukup panjang di sejumlah titik. Kondisi ini memaksa petugas gabungan dari Satlantas Polres Mojokerto, Dinas Perhubungan, serta Satpol PP bekerja ekstra keras untuk mengurai kepadatan lalu lintas.

Berdasarkan pantauan awak media kemacetan dipicu oleh banyaknya pengendara yang tiba-tiba menepi di badan jalan untuk sekadar berfoto maupun menikmati kuliner dan kopi yang berjajar di sepanjang jalur wisata Trawas. Selain itu, sejumlah kendaraan terlihat parkir di bahu jalan, sehingga mempersempit ruang gerak kendaraan lainnya.

Puncak kemacetan terjadi di sekitar Pos Pantau pertigaan Trawas. Titik ini menjadi simpul pertemuan arus kendaraan dari tiga jalur utama, yakni Mojosari–Trawas, Pacet–Trawas, serta arus balik dari Trawas menuju Mojosari dan Pacet.

Bripka Ridho, petugas Satlantas Polres Mojokerto, menjelaskan bahwa kepadatan mulai terjadi sejak pukul 10.00 WIB hingga sore hari sekitar pukul 15.30 WIB.

“Kendaraan masih terlihat padat merayap. Meski cuaca gerimis, petugas tetap berjaga untuk mengendalikan arus lalu lintas agar tetap terkendali,” ujarnya.

Salah satu wisatawan, Suhariyanto, warga Prambon, Sidoarjo, mengaku sengaja datang ke Trawas untuk memanfaatkan hari terakhir libur Nataru.

“Pingin menikmati alam dan udara segar, sekalian cari durian di Trawas. Tapi dari bawah sudah macet parah, Mas,” tuturnya.

Hal serupa juga diungkapkan Drs. Dede Ginting, warga Bekasi, Jawa Barat, yang saat ini bekerja di Mojokerto. Ia membandingkan kemacetan di Trawas dengan kawasan Puncak Bogor.

“Kalau di Jawa Barat saya sering lihat macet di Puncak Bogor, tapi hari ini kemacetan di Trawas dan Pacet rasanya lebih parah,” ungkapnya.

Di tengah kemacetan, Sugeng, pedagang durian musiman yang berjualan di atas bak mobil pikap, tetap semangat menawarkan dagangannya kepada para pengendara.

“Monggo, Mas, duriannya manis dan legit,” ucapnya sambil tersenyum.

Masyarakat berharap ke depan ada solusi konkret untuk mengatasi kemacetan yang seolah menjadi tradisi tahunan di jalur wisata Trawas dan Pacet. Meski kondisi jalan relatif lebar dan nyaman, kemacetan masih kerap terjadi saat musim liburan.

Diharapkan Dinas Pariwisata serta pemerintah daerah, baik kabupaten maupun provinsi, segera merumuskan langkah strategis demi menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan Trawas dan Pacet, Kabupaten Mojokerto. (Red)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pj Kades Patemon Klarifikasi Isu Bansos Beras dan ATM PKH, Sebut Tak Ada Kebijakan Bagi Rata

9 Juli 2026 - 06:36 WIB

Polri Kawal Ketahanan Pangan, Petani Tambak Wedi Terima Bantuan Bibit Jagung Hibrida

9 Juli 2026 - 06:29 WIB

Guru Jadi Agen Perubahan, Satlantas Polres Gresik Gencarkan Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas

9 Juli 2026 - 06:23 WIB

Viral Sayembara Rp20 Juta, Hellboy Jatanras: Dukungan Masyarakat Persempit Pelarian Terduga Pembunuh ASN Bangkalan

9 Juli 2026 - 06:17 WIB

Viral! Aipda Sutrisno Selamatkan Balita Korban Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu di Nganjuk

9 Juli 2026 - 05:51 WIB

Hilang Dua Ekor Sapi Senilai Rp35 Juta, Tiga Pelaku Akhirnya Ditangkap Polisi

9 Juli 2026 - 05:42 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!