Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Bea cukai · 26 Des 2025 04:22 WIB ·

Ketua GASI Keluhkan Kinerja Bea Cukai Madura Soal Maraknya Rokok Ilegal ke Komisi XI DPR RI


 Ketua GASI Keluhkan Kinerja Bea Cukai Madura Soal Maraknya Rokok Ilegal ke Komisi XI DPR RI Perbesar

Sampang, Potretrealita.com — Ketua Gerakan Aktivis Sosial Indonesia (GASI) Achmad Rifa’i menyampaikan keluhan terkait kinerja Bea dan Cukai Madura yang dinilai belum optimal dalam menangani peredaran rokok ilegal di wilayah Madura.

Keluhan tersebut disampaikan dalam tatap muka dengan anggota Komisi XI DPR RI, Dr. Eric Hermawan, M.T., M.M. yang digelar di salah satu kafe di kawasan Jalan Samsul Arifin, Kelurahan Polagan, Kabupaten Sampang, Jawa Timur, kegiatan tersebut dihadiri oleh aktivis, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Rabu (24/12)

Dalam pertemuan itu, Ketua GASI menilai peredaran rokok tanpa pita cukai di Madura masih marak dan belum menunjukkan penurunan yang signifikan, kondisi tersebut, menurutnya, mencerminkan lemahnya pengawasan dan penegakan hukum di sektor kepabeanan dan cukai.

Selain itu, GASI juga menyoroti minimnya keterbukaan Bea Cukai Madura terkait hasil penindakan yang telah dilakukan, hingga kini, informasi mengenai jumlah penangkapan, jenis barang bukti, serta tindak lanjut hukum terhadap pelaku dinilai belum disampaikan secara jelas kepada publik.

Lebih lanjut, Ketua GASI
mengungkapkan adanya kejanggalan dalam penanganan sejumlah kasus rokok ilegal, ia menyebut, beberapa penangkapan yang dilakukan oleh aparat penegak hukum (APH) di lapangan, setelah diserahkan ke Bea Cukai Madura, justru berujung pada keluarnya kembali armada pengangkut barang tanpa penjelasan terbuka kepada publik.

“Banyak penangkapan dilakukan APH, tapi setelah diserahkan ke Bea Cukai Madura, armadanya justru keluar lagi. Ini menimbulkan pertanyaan besar, ada apa dengan Bea Cukai Madura,” ujar Achmad Rifa’i. Rabu (24/12)

Menurut Rifa’i, kondisi tersebut tidak hanya memunculkan persepsi negatif di tengah masyarakat, tetapi juga berpotensi merugikan negara dari sisi penerimaan cukai serta melemahkan upaya pemberantasan rokok ilegal secara menyeluruh.

Melalui tatap muka tersebut, GASI meminta DPR RI, khususnya Komisi XI, agar menjalankan fungsi pengawasan secara lebih serius dengan mendorong evaluasi menyeluruh terhadap kinerja Bea Cukai Madura serta menuntut peningkatan transparansi dalam setiap penanganan dan penindakan pelanggaran cukai.

Sementara itu, anggota DPR RI Komisi XI, Dr.Eric Hermawan, M.T.M.M. menyatakan akan menampung dan mencatat seluruh aspirasi yang disampaikan dalam pertemuan tersebut.
” Kami sangat mendukung langkah Gasi menyoroti kinerja bea cukai madura, informasi seperti ini murni dari bawah sesuai fakta dilapangan. Ucapnya.

Tatap muka tersebut menjadi ruang dialog antara wakil rakyat dan masyarakat terkait berbagai persoalan di bidang keuangan negara, perpajakan, dan kepabeanan, termasuk penanganan rokok ilegal yang hingga kini masih menjadi perhatian di wilayah Madura. (Red)

Artikel ini telah dibaca 64 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kapolri Resmikan 19 Jembatan Merah Putih Presisi, Komitmen Tindaklanjuti Arahan Presiden Prabowo

15 Januari 2026 - 13:57 WIB

Absensi Lalu Pulang? Oknum ASN Pejagan Dituding Langgar Disiplin

15 Januari 2026 - 09:52 WIB

Panen Raya Pemasyarakatan 2025, Rutan Kelas I Surabaya Sumbang Lele untuk Korban Banjir Sumatra

15 Januari 2026 - 09:38 WIB

HUT ke-1 Kodim 0830/Surabaya, TNI–Polri–Pemkot dan Warga Gelar Kerja Bakti di Kapasan

15 Januari 2026 - 05:50 WIB

Duta Pemuda Pancasila Hadiri Sandor Kesenian Madura, Wujud Pelestarian Budaya di Tengah Masyarakat Perkotaan

15 Januari 2026 - 05:40 WIB

Soal Siswa Dipulangkan Hadiri Resepsi Guru, Kadisdik: Tidak Boleh Terulang!

14 Januari 2026 - 12:31 WIB

Trending di Bangkalan
error: Content is protected !!