Menu ✖

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Nasional · 24 Des 2025 08:24 WIB ·

Rehabilitasi Toilet SDN Kamuning 3 Sampang Diduga Tak Transparan, Spesifikasi Teknis Disorot


 Rehabilitasi Toilet SDN Kamuning 3 Sampang Diduga Tak Transparan, Spesifikasi Teknis Disorot Perbesar

Sampang, Potretrealita.com – Proyek rehabilitasi toilet Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kamuning 3, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, menuai sorotan publik. Rabu (24/12)

Pasalnya, di lokasi pekerjaan tidak ditemukan papan nama proyek, padahal kegiatan tersebut menggunakan anggaran negara dan wajib mengedepankan prinsip transparansi.

Berdasarkan penelusuran media pada sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), paket pekerjaan tersebut tercatat dengan nama Rehabilitasi Toilet Sekolah SDN Kamuning 3 Kec. Sampang (DAU). Kegiatan berada di bawah satuan kerja Dinas Pendidikan Kabupaten Sampang dengan pagu anggaran sebesar Rp200 juta dan HPS Rp199.994.508,05.

Dalam data LPSE, pekerjaan tersebut dimenangkan oleh CV Nifsura Mitra Lestari dengan nilai kontrak Rp198.996.995,15, namun, temuan di lapangan menunjukkan tidak adanya papan nama proyek di area pekerjaan.

Kondisi ini dinilai bertentangan dengan ketentuan pelaksanaan kegiatan yang dibiayai anggaran negara, sekaligus menyulitkan publik untuk memperoleh informasi dasar proyek.

Selain itu, hasil dokumentasi dan pengamatan di lokasi mengindikasikan dugaan ketidaksesuaian spesifikasi teknis, besi tulangan beton yang digunakan tampak tidak seragam dan diduga mayoritas berdiameter sekitar 10 milimeter, padahal, dalam praktik konstruksi, besi tulangan kolom umumnya menggunakan diameter 12 milimeter sebagaimana lazim tercantum dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Pada beberapa titik, hasil pengecoran juga terlihat kurang rapi dan terdapat indikasi awal retakan di sekitar area tulangan, sehingga memunculkan kekhawatiran terhadap mutu serta daya tahan bangunan.

Atas temuan tersebut, sejumlah pihak mendesak Inspektorat Daerah Kabupaten Sampang dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap proyek tersebut.

Audit dinilai penting guna memastikan kesesuaian pelaksanaan pekerjaan dengan spesifikasi teknis, kontrak, serta ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, media telah berupaya mengonfirmasi pihak pelaksana pekerjaan melalui pesan singkat WhatsApp terkait tidak dipasangnya papan nama proyek dan spesifikasi besi tulangan yang digunakan, namun hingga berita ini ditayangkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak pelaksana. (Red)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Edukasi YR KOBRA JATIM Tentang Rehabilitasi Berbayar Untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan

25 Oktober 2026 - 23:40 WIB

Diduga Tersesat Ikuti Google Maps, Suzuki Ertiga Terbalik di Jalan Sempit Area Makam Gresik

25 Oktober 2026 - 15:23 WIB

M. Syarif Hidayatullah Tercepat di Sesi Testing, Persaingan SWS Cup Jogja Gokart Makin Memanas

25 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Minggu Kasih, Kapolsek Kenjeran Pererat Sinergi Polri dan Jemaat Gereja Nazareth

25 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Korban Penganiayaan di Valhala Lapor Polisi

25 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Patroli Skala Besar Antisipasi Gangster dan Balap Liar

25 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!