Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Nasional · 17 Nov 2025 08:59 WIB ·

Aliansi Pecinta Ulama Nusantara, DPAC Madas Sambangi Kediaman KH. Nur Ihya, Sampaikan Lima Tuntutan Resmi


 Aliansi Pecinta Ulama Nusantara, DPAC Madas Sambangi Kediaman KH. Nur Ihya, Sampaikan Lima Tuntutan Resmi Perbesar

Surabaya, Potretrealita.com – 16 November 2025. Aliansi Pecinta Ulama dan Kiai Nusantara beserta Ketua DPAC Madas Simokerto melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman KH. Nur Ihya pada Ahad (16/11). Pertemuan tersebut berlangsung penuh kehati-hatian dan bertujuan menindaklanjuti sejumlah persoalan yang dianggap telah menimbulkan keresahan di kalangan ulama dan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan aliansi menyampaikan bahwa kunjungan ini dilakukan setelah sebelumnya disepakati beberapa poin penting untuk menjaga keharmonisan dan kondusifitas umat. Pembacaan poin-poin tuntutan dilakukan oleh gus muwafiq beserta Novik selaku perwakilan aliansi.

Adapun lima tuntutan resmi yang disampaikan kepada KH. Nur Ihya adalah sebagai berikut :

1. Menutup akun media sosial yang dimiliki—dengan catatan masih dilakukan koordinasi dengan admin pengelola akun.

2. Mengajukan permohonan maaf secara terbuka, yang Alhamdulillah telah dilaksanakan oleh KH. Nur Ihya.

3. Apabila mengulangi perbuatan serupa, maka masalah ini akan dibawa ke jalur hukum.

4. Menghentikan tindakan yang berpotensi mengadu domba ulama, kiai, maupun masyarakat.

5. Berhenti membuat konten yang dinilai menyudutkan, menghina, atau mem-bully ulama dan pesantren.

Pihak aliansi berharap, dengan adanya pernyataan bermaterai yang ditandatangani pada tanggal 16 November 2025, KH. Nur Ihya dapat menjaga komitmennya demi terciptanya suasana yang kondusif dan tetap menjunjung tinggi kehormatan para ulama.

Pertemuan yang ditutup dengan doa bersama tersebut diharapkan menjadi titik akhir dari polemik serta awal dari perbaikan komunikasi antara pihak-pihak terkait. (Team)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Kolaborasi Multipihak Jadi Kunci Menjaga Keberlangsungan Program JKN

16 Januari 2026 - 16:08 WIB

BKPSDA Tegaskan Dugaan “Absen Lalu Pulang” ASN Pejagan Tak Bisa Ditoleransi

16 Januari 2026 - 10:01 WIB

Bobol Toko Emas, Komplotan Asal Madiun Gasak Ratusan Perhiasan Senilai Rp1 Miliar

16 Januari 2026 - 09:07 WIB

Kapolres Jember Pastikan Pelayanan Samsat Bebas Pungli dan Profesional

16 Januari 2026 - 08:57 WIB

Bangga! 38 Atlet Polri Ukir Prestasi di Sea Games, Kapolri Beri Apresiasi Khusus

16 Januari 2026 - 08:40 WIB

Kepala Staf Kepresidenan Tinjau Lokasi Banjir dan Rencana Huntap Polri di Aceh Tamiang

16 Januari 2026 - 08:33 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!