Menu ✖

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Kriminal · 31 Okt 2025 03:32 WIB ·

Pencurian Kabel Milik PT Telkom di Kepanjen Diduga Dibekingi Oknum Wartawan, Langgar Kode Etik Jurnalistik


 Pencurian Kabel Milik PT Telkom di Kepanjen Diduga Dibekingi Oknum Wartawan, Langgar Kode Etik Jurnalistik Perbesar

Malang, Potretrealita.com – Dugaan keterlibatan oknum wartawan dalam kasus pencurian kabel milik PT Telkom Indonesia di wilayah Talang Agung Kepanjen, Kabupaten Malang, mencuat ke permukaan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, aksi pencurian itu diduga dilakukan oleh sekelompok orang yang mendapat “back up” dari seseorang yang mengaku sebagai wartawan salah satu media lokal asal Surabaya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (30/10/2025) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB, saat sejumlah orang terlihat menggali tanah di sepanjang jalan kawasan Talang Agung Kepanjen untuk mengambil kabel milik PT Telkom.

Seorang narasumber di lapangan membenarkan adanya keterlibatan oknum yang mengaku wartawan dari Surabaya.

“Iya mas, kemarin di Kepanjen, Kabupaten Malang, ada galian kabel milik PT Telkom yang diduga dikomandoi oleh oknum wartawan dari Surabaya berinisial F,” ujar sumber kepada LiputanJatimBersatu.com, Kamis (30/10/2025).

Bahkan, beberapa wartawan lain mengaku sempat menerima bayaran dalam kegiatan tersebut.

“Benar, saya dikondisikan oleh oknum wartawan Surabaya berinisial F sebesar Rp200 ribu. Teman saya bahkan diberi Rp5 juta,” ungkap salah satu wartawan saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Apabila benar terbukti ada oknum wartawan yang terlibat dalam aksi kejahatan itu, maka perbuatan tersebut jelas mencoreng marwah profesi jurnalistik.

Ketua FRIC DPW Jatim, menegaskan, setiap jurnalis wajib menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik (KEJ) yang secara tegas melarang penyalahgunaan profesi untuk kepentingan pribadi maupun tindakan melawan hukum.

“Wartawan itu bertugas mencari dan menyampaikan informasi, bukan melindungi pelaku kejahatan. Kalau terbukti, harus diproses hukum dan dicabut status kewartawanannya,” tegasnya.

Sementara itu, pihak Polres Malang maupun Polsek Kepanjen hingga kini belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan pencurian kabel milik PT Telkom Indonesia di wilayah hukumnya.

Kasus ini menjadi sorotan publik, karena selain menimbulkan kerugian materiil bagi PT Telkom, juga merusak kepercayaan masyarakat terhadap profesi wartawan  yang sejatinya menjadi penjaga moral dan informasi publik. (Red)

Artikel ini telah dibaca 147 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polda Jatim dan Tim Gabungan Gerebek Jalan Kunti Surabaya, Sejumlah Orang Diamankan Terkait Dugaan Narkoba

14 Oktober 2026 - 11:57 WIB

Polresta Tuban dan BNNK Gelar Operasi di 3 Tempat Hiburan Malam, 52 Pengunjung Tes Urine Negatif Narkoba

14 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Status Narapidana Kades Sidomulyo Demak Disorot, Publik Pertanyakan Kejelasan SK Pemberhentian

14 Oktober 2026 - 11:33 WIB

Ratusan Aparat Gabungan Gerebek Kawasan Jalan Kunti Surabaya, Sasar Dugaan Peredaran Narkoba

14 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Kejagung Periksa Kantor Kecamatan Bekasi Barat, Dugaan Penyelewengan Dana Hibah Jadi Sorotan

14 Oktober 2026 - 07:14 WIB

Polsek Pabean Cantikan Tangkap Pelaku Pencurian 14 Bollard Pemkot Surabaya, Kerugian Capai Rp22 Juta

14 Oktober 2026 - 07:08 WIB

Trending di Kriminal
error: Content is protected !!