Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Nasional · 1 Jul 2025 05:56 WIB ·

Konflik Antara KONI dan IPSI Kian Liar Tak Terkendali, Siapa Yang Salah


 Konflik Antara KONI dan IPSI Kian Liar Tak Terkendali, Siapa Yang Salah Perbesar

Sampang, Potretrealita.com – Konflik antara KONI Sampang dan IPSI kian liar tak terkendali, klarifikasi yang dilontarkan oleh Wakil Sekretaris KONI Kabupaten Sampang, Moh. Yusuf (alias Bang Ucup), soal pencoretan cabor pencak silat di ajang Porprov Jatim 2025 justru membuat suasana semakin panas, alih-alih menenangkan situasi, pernyataannya malah dianggap menyulut api dan memperkeruh keadaan.

Dikutip dari media kompas86.com, Ucup dalam keterangannya menyebut bahwa pencak silat tak ikut Porprov bukan karena dianaktirikan, tapi karena “pihak IPSI tidak siap dan tidak sanggup.” Bahkan, ia secara gamblang menuding bahwa IPSI baru menghubungi setelah pendaftaran ditutup, pernyataan ini dianggap sangat merendahkan dan tidak berdasar.

“Kami sudah panggil, mereka yang gak siap, kalau mau protes, protes ke panitia Porprov Jatim, bukan ke KONI,” ucap Ucup, yang sekaligus berdalih bahwa KONI hanya memfasilitasi, bukan pengambil keputusan akhir.

Lebih parah lagi, Ucup berkeluh-kesah soal anggaran hibah KONI yang menurutnya hanya Rp1,7 miliar, ia mencoba membandingkan dengan kabupaten lain, seperti Bangkalan, seolah ingin menutupi kelemahan manajerial internal KONI dengan dalih kekurangan dana.

Namun, seluruh pernyataan itu langsung dibantah secara brutal dan terbuka oleh Sekretaris Umum IPSI Kabupaten Sampang, Syaiful Arif, SE., M.Pd, ia menyebut pernyataan Ucup sebagai “kebohongan publik” yang disengaja untuk mencuci tangan dari kelalaian KONI sendiri.

“Jangan lempar batu sembunyi tangan! Pemanggilan dilakukan setelah tanggal seleksi ditetapkan, lalu kami disuruh rombak jadwal seenaknya? Keterlaluan, jangan ajari IPSI soal etika organisasi dan administrasi!” tegas Syaiful.

Syaiful bahkan menantang KONI untuk membuktikan ucapannya dengan fakta konkret:

“Kalau benar kami dipanggil berkali-kali, ayo tunjukkan tanggalnya! Jangan asal bicara di media dan menyudutkan IPSI seolah kami yang bodoh dan tak profesional, ini bentuk penghinaan!”

Tak berhenti di situ, Syaiful juga menyoroti mental KONI Sampang yang dinilai lemah dan tidak punya nyali mengakui kesalahan sendiri, ia menyebut KONI seperti “penonton yang sok jadi sutradara.”

“Mereka bilang hanya fasilitator, tapi faktanya ingin mengatur dan menyalahkan, jangan-jangan KONI memang tidak punya niat mengikutsertakan IPSI sejak awal, jika benar, ini bukan sekadar kelalaian, tapi sabotase moral!” imbuhnya.

Isu ini pun makin menyulut amarah dari komunitas silat se-Sampang, desas-desus soal rencana aksi besar-besaran dari para pendekar dan perguruan silat pun mulai bergema di media sosial, mereka merasa dicampakkan oleh induk organisasi olahraga daerahnya sendiri.

Pertanyaannya sekarang: ada apa sebenarnya di balik sikap KONI? Kenapa hanya pencak silat yang terbuang?

Ketika dana Rp1,7 miliar digelontorkan, namun cabang-cabang berprestasi justru tak difasilitasi, maka publik pantas curiga — ada aroma busuk di balik meja KONI Sampang. (Red)

Artikel ini telah dibaca 44 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Sengketa Bisnis Gelap Berakhir Penyekapan, Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif

3 Maret 2026 - 20:11 WIB

Respons Cepat Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Truk Hilang di Mojokerto Ditemukan dalam Sejam di Surabaya

3 Maret 2026 - 13:25 WIB

Tiga Pemuda Diduga Mabuk dan Konsumsi Pil Koplo Bikin Onar di Pakal, Polisi Gerebek Penjual Miras di Manukan

3 Maret 2026 - 13:20 WIB

Racik dan Edarkan Bahan Peledak Saat Ramadan, Dua Pemuda Asal Waru Diamankan

3 Maret 2026 - 13:15 WIB

Polres Probolinggo Kota Optimalkan Satkamling Wujudkan Kamtibmas Kondusif

3 Maret 2026 - 13:09 WIB

Modus Ngaku dari Finance, Tiga Debt Collector Gasak Mitsubishi Pajero Sport di Sooko

3 Maret 2026 - 12:58 WIB

Trending di Kriminal
error: Content is protected !!