Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Ekonomi · 19 Mar 2025 23:21 WIB ·

Pedagang Food Colony Tepis Tudingan Yang Dianggap Meresahkan


 Pedagang Food Colony Tepis Tudingan Yang Dianggap Meresahkan Perbesar

Pemekasan, Potretrealita.com – Pedagang Food Colony tepis tudingan yang dianggap meresahkan. Menanggapi tudingan tudingan tersebut para pedagang Food Colony yang di Jalan. Kesehatan No 03/05 Kelurahan Baruranbat. Kota pemekasan Madura Jawa Timur, resah dengan adanya retribusi kebersihan dan uang keamanan yang dimuat disalah satu media, semua tidak benar bahkan adanya tudingan tekanan atau intimidasi itu juga tidak benar.

Salah satu pedagang Food Coloni Ahmad Mohtar menyangkal adanya pemberitaan yang dianggap para pedagang Food Colony resah dengan adannya surat edaran pernyataan bersama untuk masing – masing pedagang, agar bisa bersama menyetujui tanpa tekanan ,terkait restribusi kebersihan dan keamanan.

“Itu inisiatif kami para pedagang di Food Colony agar kebersihan terjaga dan keamanan di lingkungan Food Colony,dan itu tidak ada unsur tekanan,serta tidak adanya dugaan pemerasan yang telah dituduhkan,” ujar mohtar sapaan akrabnya.

Lebih lanjut mohtar juga menambhakan bahwa dalam pengambilan restribusi uang kebersihan dan keamanan karena ada beberapa alasan,dan sudah melakukan koordinasi kebeberapa pihak terkait.

“Alasan kami melakukan hal tersebut dengan meminta uang restribusi kebersihan sebesar Rp.2000,’ tidak lain agar kebersihan terjaga,siapa yang mau membersihkan kalau tidak dibayar,itu semua atas inisiatif bersama pedagang terutama para PKL arlan yang sudah masuk di area Food Colony,” tambahnya.

Untuk retribusi keamanan sebesar Rp.10000,- diperuntukkan agar keamanan alat peraga yang ada di area Food Coliny bisa terjaga dengan aman,karena melihat beberapa hari yang lalu terjadi kehilangan tabung gas tidak ada bertanggung jawab, untuk itu dengan restribusi Rp.1000,- itu akan diberikan kepada waker yang menjaga area Food Colony,serta disishkan buat kas yang kas tersbut agar apabila terjadi lagi kehilangan alat peraga pedagang nanti langsung digantikan dengan menggunakan uang kas dari restribusi uang keamanan sebesar Rp.1000,-

“Jadi dengan adanya restribusi tersebut para pedagang tidak pernah merasa diperas dan di intimidasi, pemberitaan yang beredar itu tidak benar,serta surat pernyataan bersama itu bukan dari pihak Dinas Koperasi Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Diskopnaker) tetapi itu inisiatif bersama para pedagang arlan serta pedagang lain agar agar kebersihan dan keamanan terjaga,aman dan kondusif di area Food colony,” ujarnya. (Sj)

Artikel ini telah dibaca 29 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polres Gresik Ungkap 14 Kasus Narkoba, 17 Tersangka Diamankan dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2026

26 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Polda Riau Kirim 60 Ton Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Bencana di NTT

26 Agustus 2026 - 10:46 WIB

Tertangkap Warga Saat Hendak Curi Motor di Cerme, Pelaku Ternyata Sudah Beraksi di Lima TKP

26 Agustus 2026 - 10:37 WIB

MADAS Nusantara: Legalitas Ormas, Spirit Persaudaraan, dan Budaya Madura yang Mengakar

26 Agustus 2026 - 07:57 WIB

Sengketa Pandegiling 125, Kuasa Hukum Tegaskan Ahli Waris Bukan Penyerobot Tanah

26 Agustus 2026 - 07:27 WIB

Tampilkan Pak Sakera, Rayyan Zaini Muslih Meriahkan Pentas Seni HUT ke-81 RI di Pengampon

26 Agustus 2026 - 07:20 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!