Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Hukum · 28 Jul 2024 00:41 WIB ·

Putus Bebas Penganiaya Dan Pembunuh Dini sera, Hakim Erintuah Damanik Dirasa Tak Adil


 Putus Bebas Penganiaya Dan Pembunuh Dini sera, Hakim Erintuah Damanik Dirasa Tak Adil Perbesar

Surabaya, Potretrealita.com – Ramai diperbincangkan hasil putusan Ronald Tannur di pengadilan negeri surabaya atas dakwaan majelis Hakim yang menangani kasus pembunuhan terhadap saudara Dini Sera Afrianti beberapa bulan lalu.

Kasus tersebut ramai kritikan baik di kalangan masyarakat atau di tingkat DPR RI.

Padahal tuntutan Ronald Tannur awalnya di vonis 12 tahun kini bisa di nyatakan bebas dan tidak ditemukan bukti penganiayaan, hal ini sudah jelas bahwa putusan majelis Hakim menyimpang.

Dalam amar putusan tersebut, ketua majelis Hakim PN Surabaya Erintuah Damanik mengatakan Ronald dinilai tidak terbukti melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ahmad Muzakki. Baik dalam pasal 338 KUHP atau kedua Pasal 351 ayat (3) KUHP maupun ketiga Pasal 359 KUHP dan 351 ayat (1) KUHP.

Halim sebagai pengamat muda menyayangkan putusan atau dakwaan Majelis Hakim PN Surabaya. Memang secara hukum sah-sah saja, karna hakim asalkan pengambil keputusan, namun perlu diingat bahwa tanggung jawab hakim adalah memberikan keputusan yang seadil adilnya sebagai bentuk tangan tuhan di dunia agar memberikan hukuman bagi orang yang bersalah.

“Jika pemukulan, bahkan peristiwa pelindasan korban dengan mobil terdakwa dirasa lumrah dan tidak dijatuhi sanksi apakah hal tersebut merupakan sebuah keadilan bagi keluarga korban dan korban yang telah meninggal dunia”. Tandas Halim.

Masih Halim,” Tentunya kami berharap KPK bisa memeriksa dugaan adanya sesuatu terhadap ketiga Hakim ini yang mana telah memutuskan perkara dengan sangat berani, yang menurut kami hal tersebut diluar akal sehat”. Tutup Halim. (Red)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Deteksi Dini TBC, Rutan Kelas I Surabaya Gelar Skrining Terintegrasi Cek Kesehatan Gratis

15 September 2026 - 11:01 WIB

Tindakan Disnaker GRESIK Ke SEMPOA YES Menganti Dikritik: Dugaan Dinilai Loyo Dan Kurang Tegas

14 September 2026 - 14:20 WIB

Kapolri Dorong Pekerja Tingkatkan Kompetensi dan Penguasaan Teknologi

14 September 2026 - 13:06 WIB

Oknum Ketua Pasopati Nusantara Jaya Adalah Sang Perusak Rumah Tangga

14 September 2026 - 07:49 WIB

Bukan Sekadar Tradisi, Maulid Nabi di Donokerto Baru Jadi Momentum Teladani Akhlak Rasulullah

13 September 2026 - 17:57 WIB

Ratusan Anggota Ormas Garuda Gelar Rutinan di Bangkalan, Bahas Pembentukan 9 DPC

13 September 2026 - 16:29 WIB

Trending di Bangkalan
error: Content is protected !!