Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Jakarta · 30 Des 2023 23:57 WIB ·

Mandiri Utama Finance Kongkalikong dengan Pemillik Bengkel, Cairkan Uang Tanpa Sepengetahuan Pemilik Mobil


 Mandiri Utama Finance Kongkalikong dengan Pemillik Bengkel, Cairkan Uang Tanpa Sepengetahuan Pemilik Mobil Perbesar

JAKARTApotretrealita.com, Finance Mandiri cabang Kebon Jeruk, Jakarta disomasi oleh Fitria Dian melalui Kantor Hukum Rajawali Kusuma Law Firm. Penyebabnya, kantor yang bergerak dibidang jasa peminjaman itu lantaran kongkalingkong dengan seorang yang diduga penipu. Dia adalah AW (inisial) warga Jakarta.

Kongkalikong itu yakni mencairkan uang pinjaman senilai 280 juta, dengan agunan mobil Mazda CX 30 yang diperbaiki dibengkel AW. Peristiwa itu diketahui pemiliknya, setelah korban bernama Fitrianti Dian memperbaiki mobil yang tak kunjung selesai, yakni hingga satu tahun lebih.

Dengan alasan administrasi, pemilik bengkel meminta BPKB mobil kepada korban. Tanpa rasa curiga, korban kemudian memberikan BPKB tersebut kepada AW. Namun nahas, setelah ditelusuri, ternyata mobil yang dibelinya dalam keadaan rusak itu sudah digadaikan ke Mandiri Finance dengan total pinjaman senilai 280 jutaan.

Merasa tertipu, korban kemudian melakukan langkah-langkah kekeluargaan. Namun sayang, tidak ada respon dari pemilik bengkel. Somasipun dilayangkan ke Mandiri Finance. Namun tidak ada jawaban yang memuaskan.

“Karena tidak ada tanggapan yang memuaskan. Selasa Kami akan laporkan semuanya. Baik si AW dan mandiri finance,” kata Fitrianti Dian kemarin.

Nefton Alfares Kapitan, SH penasehat hukum korban membenarkan jika pihaknya telah melayangkan somasi kepada pihak Mandiri Utama Finance Cabang Kebon Jeruk. Dia mengatakan, hal itu dilakukan lantaran perusahaan tersebut sudah melakukan tindakan hukum. Yakni bersekongkol melakukan tindak pidana penipuan.

“Somasi ini upaya terakhir, sebagai perlengkapan untuk bahan laporan kami kepada aparat kepolisian,”katanya.

Dia berharap nantinya aparat kepolisian benar-benar menyelidiki kasus tersebut dengan profesional. Sebab, tindakan para pelaku sudah merugikan korban dan perusahaan finance.

“OJK, PPATK benar-benar nantinya harus serius melakukan penyelidikan karena ini sudah jelas ada penyalahgunaan jabatan yang berindikasi pada korupsi,” tegas Nefton.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polri Perkuat Operasi SAR KM Virgo Transport 8, Tiga Kapal Polisi Diberangkatkan

13 September 2026 - 13:14 WIB

Purnawirawan TNI-Polri Dorong Penguatan Perlindungan Hukum bagi Masyarakat dan UMKM melalui DHIPA ADISTA JUSTICIA

12 September 2026 - 11:20 WIB

LSM Trinusa Bongkar Sorotan Aliran Dana Rp18 Miliar, KPK Didesak Telusuri hingga ke Akar

8 September 2026 - 11:49 WIB

Dugaan Penggelapan Harta Warisan Senilai Rp30 Miliar Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

7 September 2026 - 16:06 WIB

Merasa Ditekan dan Dirugikan, Lansia Suryati Laporkan Dugaan Pemerasan ke Polisi

6 September 2026 - 07:24 WIB

Polri Siapkan Bantuan Logistik dan 1.500 Tabung Oksigen untuk Perkuat Penanganan Karhutla

25 Agustus 2026 - 08:51 WIB

Trending di Jakarta
error: Content is protected !!