Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Nasional · 16 Agu 2024 05:46 WIB ·

Ratusan Warga Masyarakat Duduki Kecamatan Omben


 Ratusan Warga Masyarakat Duduki Kecamatan Omben Perbesar

Sampang,Potretrealita.com – Kantor Kecamatan terancam lumpuh, ratusan masyarakat duduki Kecamatan dengan adanya Polemik pergantian PJ Kepala Desa (Kades) di Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang masyarakat tidak kondusif. Sehingga, ketidak kondusifan itu masyarakat Desa Madulang dan beberapa desa lainnya geruduk Kantor Kecamatan setempat, Kamis (15/08/2024).

Pasalnya di saat turunnya SK PJ Kades Madulang, PJ Desa Gersempal, PJ Desa Napo Daya, PJ Desa Karang Nangger yang di kembalikan ke Kabupaten, sampai saat ini tidak ada kejelasan dari Camat Omben Didik Adipribadi.

Masyarakat merasa geram atas sikap Camat Omben tidak melibatkan baik dari tokoh masyarakat, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Madulang dan desa lainnya

“Kami masyarakat dan BPD dari beberapa desa sudah mengirimkan surat keberatan, namun hingga kini belum ada tanggapan yang jelas. Ini masalah serius, karena menyangkut kepemimpinan di desa kami. Kami menuntut jawaban dari camat,” kata salah satu warga Desa Madulang yang namanya tidak mau disebutkan.

Dengan ketidak kondusifnya Desa Madulang, beserta Desa lainnya, salah satu warga Dusun Pamasaran, Desa Madulang Matnadi jadi korban dengan adanya pergantian Pj Kades karena sulit meminta tanda tangan pj kepala dalam keperluan untuk pengurusn Bebas Bersyarat (BB )

“Ini gara-gara pergantian Pj Kades, kepemerintahan desa kami lumpuh. Saya mau minta tanda tangan ke PJ Kades Jammil yang selalu melayanin warga Desa Madulang, dia (Jammil) minta maaf tidak berani menanda tanganinya karena SK Pj Kades yang baru sudah turun takut salah katanya mas,” kata Matnadi menegaskan.

“Saya bingung mau minta tanda tangan kepada siapa, kenapa mau di ganti, Desa Madulang di pimpin Jammil nyaman masih mau diganti, ini semua tidak lain karena politik Pilkada,” ucapnya dengan geram.

Sementara, Pj Kades Madulang Jammil saat dikonfirmasi melalui telpon whatsapp membenarkan terkait warganya yang minta tanda tangan dalam pengurusan bebas bersyarat namun dirinya tidak berani memberikan tanda tangan. (Sujai)

“Saya tidak berani menandatanganinya takut salah, kerena SK Pj yang baru sudah turun walaupun di kembalikan ke pemkab oleh pak Camat, jadi saya arah kan ke kecamatan,” ujarnya.

Namun, sangat disayangkan Camat Omben Didik adipribadi saat di konfirmasi melalui telpon whatsapp memanggil tidak dapat dihubungi dan saat di chating centang satu sampai berita ini ditayangkan. (Sujai)

.

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Respons Cepat Satlantas Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Truk Hilang di Mojokerto Ditemukan dalam Sejam di Surabaya

3 Maret 2026 - 13:25 WIB

Tiga Pemuda Diduga Mabuk dan Konsumsi Pil Koplo Bikin Onar di Pakal, Polisi Gerebek Penjual Miras di Manukan

3 Maret 2026 - 13:20 WIB

Racik dan Edarkan Bahan Peledak Saat Ramadan, Dua Pemuda Asal Waru Diamankan

3 Maret 2026 - 13:15 WIB

Polres Probolinggo Kota Optimalkan Satkamling Wujudkan Kamtibmas Kondusif

3 Maret 2026 - 13:09 WIB

Modus Ngaku dari Finance, Tiga Debt Collector Gasak Mitsubishi Pajero Sport di Sooko

3 Maret 2026 - 12:58 WIB

Polres Bondowoso Maksimalkan Pengaturan Lalu Lintas Pascaputusnya Jembatan Sukowiryo

3 Maret 2026 - 12:53 WIB

Trending di Bondowoso
error: Content is protected !!