Menu

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Nasional · 19 Sep 2026 06:05 WIB ·

Crane Proyek Penguatan Lereng Tol Jatuh ke Jalan HR Muhammad, Lalu Lintas Tersenda


 Crane Proyek Penguatan Lereng Tol Jatuh ke Jalan HR Muhammad, Lalu Lintas Tersenda Perbesar

Surabaya, potretrealita.com — Sebuah insiden kecelakaan kerja yang melibatkan alat berat berupa crane terjadi di kawasan Jalan HR Muhammad, Surabaya, pada Jumat sore (18/9/2026). Peristiwa nahas itu bermula saat crane yang sedang beroperasi di atas dinding penahan (plengsengan) ruas jalan tol Surabaya–Gempol terperosok dan jatuh ke badan jalan. Proyek penguatan lereng tol tersebut berada di bawah naungan PT Jasa Marga.

Insiden berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB, bertepatan dengan jam sibuk kepulangan pekerja kantor. Muhammad Iqbal, Operation RO 3 Jasa Marga Transjawa Tol, menegaskan bahwa keselamatan jiwa menjadi prioritas utama penanganan.

“Karena insiden ini terjadi pada jam pulang kerja, hal utama yang kami lakukan adalah memastikan bahwa tidak ada pekerja maupun pengendara yang terluka.”
— ujar Iqbal di lokasi kejadian, Jumat (18/9/2026).

Crane tersebut awalnya dioperasikan di atas struktur jembatan tol untuk pekerjaan pemasangan paku bumi (ground anchor), sebelum akhirnya struktur tempat crane berdiri mengalami kelongsoran sehingga alat berat itu terperosok ke bawah.

Jatuhnya crane beserta material proyek dan tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) ke badan jalan menyebabkan akses lalu lintas sempat lumpuh total. Ketiga lajur utama Jalan HR Muhammad tertutup sepenuhnya.

Pihak pengelola segera menerapkan rekayasa lalu lintas buka–tutup jalur, sementara petugas melakukan pemotongan dan pembersihan material penghalang secara maraton. Hingga saat ini, dua dari tiga ruas jalan sudah berhasil dibuka kembali untuk dilintasi kendaraan.

Untuk mengangkat dan mengangkut badan crane secara menyeluruh, Jasa Marga tengah mendatangkan unit ekskavator tambahan ke lokasi. Mobilisasi alat berat tersebut sempat terhambat kemacetan, dan diperkirakan tiba di lokasi sekitar 30 menit setelah pernyataan disampaikan.

Terkait penyebab runtuhnya struktur dan terperosoknya crane, pihak manajemen belum menarik kesimpulan akhir. Fokus saat ini tertuju sepenuhnya pada penanganan darurat dan pemulihan kondisi jalan, sebelum dilakukan evaluasi mendalam untuk menemukan akar permasalahan insiden tersebut. (Mul)

Artikel ini telah dibaca 3 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Merantau ke Surabaya untuk Edarkan Narkoba, RA Ditangkap Polisi dengan Sabu dan Puluhan Ekstasi

19 September 2026 - 06:13 WIB

Viral! Cekcok Penumpang Bus dengan Wanita Diduga ASN Pemkab Gresik Tuai Sorotan

19 September 2026 - 05:59 WIB

Mesin Seberat Satu Ton Jadi Sorotan, Penasihat Hukum Utomo Pertanyakan Penetapan Tersangka

18 September 2026 - 14:08 WIB

Teriakan “Maling!” Bongkar Aksi Curanmor di Surabaya, Warga Bekuk Terduga Pelaku

18 September 2026 - 11:08 WIB

Hadapi Dampak Kekeringan, Lapas Narkotika Pamekasan Gelar Shalat Istisqa dan Doa Bersama

18 September 2026 - 10:52 WIB

Polisi Amankan 8 Motor Tanpa Dokumen dari Truk di Gununganyar Surabaya

18 September 2026 - 08:38 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!