Surabaya, potretrealita.com — Sebuah insiden kecelakaan kerja yang melibatkan alat berat berupa crane terjadi di kawasan Jalan HR Muhammad, Surabaya, pada Jumat sore (18/9/2026). Peristiwa nahas itu bermula saat crane yang sedang beroperasi di atas dinding penahan (plengsengan) ruas jalan tol Surabaya–Gempol terperosok dan jatuh ke badan jalan. Proyek penguatan lereng tol tersebut berada di bawah naungan PT Jasa Marga.
Insiden berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB, bertepatan dengan jam sibuk kepulangan pekerja kantor. Muhammad Iqbal, Operation RO 3 Jasa Marga Transjawa Tol, menegaskan bahwa keselamatan jiwa menjadi prioritas utama penanganan.
“Karena insiden ini terjadi pada jam pulang kerja, hal utama yang kami lakukan adalah memastikan bahwa tidak ada pekerja maupun pengendara yang terluka.”
— ujar Iqbal di lokasi kejadian, Jumat (18/9/2026).
Crane tersebut awalnya dioperasikan di atas struktur jembatan tol untuk pekerjaan pemasangan paku bumi (ground anchor), sebelum akhirnya struktur tempat crane berdiri mengalami kelongsoran sehingga alat berat itu terperosok ke bawah.
Jatuhnya crane beserta material proyek dan tiang Penerangan Jalan Umum (PJU) ke badan jalan menyebabkan akses lalu lintas sempat lumpuh total. Ketiga lajur utama Jalan HR Muhammad tertutup sepenuhnya.
Pihak pengelola segera menerapkan rekayasa lalu lintas buka–tutup jalur, sementara petugas melakukan pemotongan dan pembersihan material penghalang secara maraton. Hingga saat ini, dua dari tiga ruas jalan sudah berhasil dibuka kembali untuk dilintasi kendaraan.
Untuk mengangkat dan mengangkut badan crane secara menyeluruh, Jasa Marga tengah mendatangkan unit ekskavator tambahan ke lokasi. Mobilisasi alat berat tersebut sempat terhambat kemacetan, dan diperkirakan tiba di lokasi sekitar 30 menit setelah pernyataan disampaikan.
Terkait penyebab runtuhnya struktur dan terperosoknya crane, pihak manajemen belum menarik kesimpulan akhir. Fokus saat ini tertuju sepenuhnya pada penanganan darurat dan pemulihan kondisi jalan, sebelum dilakukan evaluasi mendalam untuk menemukan akar permasalahan insiden tersebut. (Mul)











