Menu ✖

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Nasional · 9 Jul 2026 13:53 WIB ·

Wali Kota Surabaya Turun Tangan Usut Dugaan Pungli dan Penyalahgunaan Lahan di SWK Tambak Wedi


 Wali Kota Surabaya Turun Tangan Usut Dugaan Pungli dan Penyalahgunaan Lahan di SWK Tambak Wedi Perbesar

Surabaya, Potretrealita.com – Dugaan penyalahgunaan lahan yang diduga disewakan untuk toko sembako warung Madura dan praktik pungutan liar di kawasan Sentra Wisata Kuliner (SWK) Tambak Wedi, Surabaya, kini ditindaklanjuti Wali Kota Eri Cahyadi.

Laporan awal disampaikan warga bernama Ibu Siti Aminah. Dari hasil penelusuran, sejumlah lapak di SWK Tambak Wedi diketahui diperjualbelikan.

Menurut Siti Aminah, laporan serupa sebelumnya sudah disampaikan ke lurah dan camat. Namun belum ada tindak lanjut.

Salah satu pedagang, Ilham, mengaku membeli 2 lapak seharga Rp 6 juta kepada pengurus.

“Pertama saya ngasih DP ke inisial A Rp 1 juta. Bapak saya bayar ke inisial S Rp 2,5 juta. Ada bayar komisi Rp 500 ribu. Jadi total Rp 3 juta,” ujar Ilham saat ditemui di lokasi.

Kelurahan Layangkan Surat Peringatan

Menanggapi hal itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyebut pihak Kelurahan sudah bergerak lebih dulu.

“Waalaikumsalam. Terkait masalah ini, pihak Kelurahan sudah bergerak cepat dan tegas dengan mengeluarkan Surat Peringatan Tertulis per tanggal 3 Juni 2026 kemarin,” kata Eri Cahyadi kepada awak media locusdelictinews. com, Rabu (24/6/2026).

“Surat peringatan ini ditujukan baik kepada Ketua dan Pengurus Paguyuban Relokasi PKL Tambak Wedi, maupun langsung kepada para pemilik atau pengelola stand di sana. Intinya, kita meminta dengan sangat agar fungsi stand dikembalikan koyo sak mestine, yaitu murni untuk berjualan makanan dan minuman. Ngoten nggih. Matur suwun,” lanjutnya.

Turun Langsung dan Dorong Proses Hukum

Dua minggu setelah laporan diterima, Eri Cahyadi mendatangi lokasi SWK Tambak Wedi pada Senin (6/7) sekitar pukul 20.23 WIB.

Di hadapan warga, ia menegaskan tidak akan menoleransi premanisme maupun pungli. Saat ditanya, RW dan pengurus sempat mengelak. Bahkan terjadi saling lempar tanggung jawab soal siapa yang menarik dan menerima uang. Suasana sempat memanas hingga terjadi cekcok.

Di tengah situasi itu, warga bernama Edi berani buka suara. Ia mengaku membeli lapak SWK dengan nominal Rp 3,5 juta.

“Besok proses, lapor ke kepolisian. Saya tidak ingin ini hanya menjadi prasangka, siapa yang benar dan siapa yang salah harus jelas. Selesaikan di sana (kepolisian),” tegas Eri Cahyadi.

Wali Kota meminta Lurah Tambak Wedi segera melaporkan persoalan ini ke polisi. Pihak Kelurahan diinstruksikan memfasilitasi pelaporan resmi ke Polsek setempat.

Langkah itu bertujuan agar aparat penegak hukum mengusut aliran dana, mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab, serta menelusuri dugaan penyalahgunaan pengelolaan stan SWK dan dugaan pencatutan nama pemerintah.

“Kalau jenengan tidak pernah meminta, Insyaallah tidak apa-apa. Tapi kalau sampeyan terima uang kayak begini, saya pastikan hukum berjalan,” pungkasnya.

Laporan Masuk Polisi, Kasihumas Belum Monitor

Saat dikonfirmasi ke Polres Pelabuhan Tanjung Perak, petugas menyebut laporan dari pihak lurah sudah masuk dan diterbitkan surat LPM.

“Kalau mau minta statement diarahkan ke Kasihumas langsung,” ujar petugas.

Namun saat dikonfirmasi, Kasihumas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto mengaku belum mengetahui.

“Aku belum monitor,” ujar Iptu Suroto kepada awak media, Kamis (9/7) sekitar pukul 11.16 WIB.

Warga berharap proses hukum berjalan transparan. Agar persoalan ini selesai dan tidak merugikan pedagang yang mencari nafkah di SWK Tambak Wedi. (Red)

Artikel ini telah dibaca 17 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Polres Jember Gelar Razia Sarang Narkoba di Curahtakir, Lima Warga Jalani Tes Urine dan Hasilnya Negatif

12 Oktober 2026 - 14:07 WIB

Baru 4 Bulan Bebas dari Penjara, Residivis Curanmor di Gresik Ditangkap Warga Usai Gagal Gasak Motor di Barbershop

12 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Gelombang Pasang Terjang Pesisir Cumpat Surabaya, Enam Perahu Nelayan Tenggelam, Warga Terlilit Tali Dievakuasi ke RS UNAIR

12 Oktober 2026 - 13:51 WIB

Ketua Umum PRKB Imam Buhori Sampaikan Ucapan Selamat Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur

12 Oktober 2026 - 13:45 WIB

Ribuan Massa PERLOKI Geruduk Kantor Gubernur Jatim, Tuntut Perlindungan Pedagang Rokok Lokal dan Solusi Cukai

12 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Pikap Hantam Truk Berhenti di Akses Suramadu Bangkalan, Satu Penumpang Tewas Terjepit

12 Oktober 2026 - 11:10 WIB

Trending di Bangkalan
error: Content is protected !!