Menu ✖

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Nasional · 28 Mar 2026 01:38 WIB ·

Polda Jatim Gelar KRYD, Layanan Pengamanan Arus Balik Pascaoperasi Ketupat Semeru 2026


 Polda Jatim Gelar KRYD, Layanan Pengamanan Arus Balik Pascaoperasi Ketupat Semeru 2026 Perbesar

Surabaya, Potretrealita.com – Meski Operasi Ketupat Semeru 2026 telah berakhir pada 25 Maret 2026, Polda Jawa Timur dan jajarannya tetap akan menyiagakan personel layanan pengamanan melalui kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD).

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan KRYD dilaksanakan mengingat masih adanya arus balik lebaran yang diprediksi hingga tanggal 29 Maret 2026.

“Masih ada sisa arus balik lebaran yang tetap akan menjadi atensi untuk mendapatkan layanan pengamanan,” kata Kombes Abast, Jumat (27/3/26).

Kabid Humas Polda Jatim menegaskan bahwa pengelolaan arus balik akan dilakukan secara optimal sebagaimana saat arus mudik, guna memastikan perjalanan masyarakat tetap aman, lancar, dan nyaman.

“Polda Jatim memastikan pengamanan tetap optimal agar setiap pemudik yang melakukan perjalan balik ke tempat kerja masing – masing merasa aman dan selamat sampai tujuan,” tegas Kombes Abast.

Kabid Humas Polda Jatim mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik, memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA).

Selain itu Kombes Abast juga mengingatkan agar pemudik memperhatikan kondisi fisik dan kendaraan sebelum melakukan perjalanan balik lebaran.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan dengan baik, memanfaatkan kebijakan WFA, serta tidak memaksakan diri apabila lelah. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” tutur Kombes Abast.

Diberitakan sebelumnya, pergerakan arus mudik dan balik di wilayah Jawa Timur selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya.

Berdasarkan data periode 13 hingga 25 Maret 2026, total kendaraan
keluar-masuk tercatat 2.179.014 unit, atau naik 18 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 .

Meski ada peningkatan jumlah kendaraan yang keluar masuk melalui Jawa Timur, secara umum Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar Polda Jatim berjalan aman dan lancar.

Hal itu dibuktikan dengan minimnya gangguan Kamtibmas yang menonjol di Jawa Timur saat digelarnya Operasi Ketupat Semeru 2026.

Adapun sempat terdapat kepadatan arus lalu lintas di titik tertentu, namun dapat terurai dengan cepat berkat kesigapan petugas Kepolisian yang berkolaborasi dengan lintas sektor. (Mul)

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hari Pertama Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Polres Tanjung Perak Kedepankan Edukasi dan Keselamatan Berlalu Lintas

26 Oktober 2026 - 10:31 WIB

Polrestabes Surabaya Gerebek Kos di Bogen, 40 Paket Sabu Siap Edar Diamankan

26 Oktober 2026 - 09:10 WIB

Tanggap Kemarau Panjang, Polres Sampang Distribusikan 120 Ribu Liter Air Bersih

26 Oktober 2026 - 09:02 WIB

Polri Bergerak! 200 Personel Brimob Diterjunkan Padamkan Karhutla di Kaltim dan Kalteng

26 Oktober 2026 - 08:54 WIB

Lewat Minggu Kasih, Kapolres Tanjung Perak Ajak Jemaat Gereja Bijak Bermedia dan Jaga Kerukunan

26 Oktober 2026 - 08:48 WIB

Razia Malam Polres Pacitan, 10 Pasangan Terjaring Pemeriksaan di Empat Lokasi

26 Oktober 2026 - 08:42 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!