Menu ✖

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Nasional · 15 Mar 2026 15:29 WIB ·

LSM Trinusa Surabaya Soroti Dugaan Keteledoran SPPG Simokerto dalam Program MBG


 LSM Trinusa Surabaya Soroti Dugaan Keteledoran SPPG Simokerto dalam Program MBG Perbesar

Surabaya, Potretrealita.com – 15 Maret 2026. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Trinusa Surabaya menyampaikan keprihatinan atas dugaan keteledoran tim Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah Simokerto dalam menjalankan amanah Presiden RI terkait program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini mencuat setelah ditemukannya buah jambu berulat yang disajikan kepada siswa SDN Kapasan V, Kecamatan Simokerto, Surabaya.

Ketua LSM Trinusa Surabaya, Mulyadi, menilai SPPG Simokerto lalai dalam melakukan pengawasan kualitas makanan sebelum dibagikan.

“Kami sangat prihatin atas adanya MBG tersebut. Seharusnya buah yang hendak dikonsumsi siswa diteliti terlebih dahulu, baik kelayakan maupun kesegarannya. Jangan asal-asalan memberikan tanpa memastikan layak atau tidaknya,” tegas Mulyadi saat ditemui di kantor LSM Trinusa Surabaya, Minggu (15/3/2026).

Menurut Mulyadi, pada awal pelaksanaan program MBG, kualitas sajian dinilai baik. Namun belakangan, pihaknya menemukan penurunan kualitas, termasuk pisang dan jambu yang tidak layak konsumsi. “Meski pihak SPPG mengganti makanan rusak, kejadian serupa berulang kali terjadi. Ini menunjukkan adanya keteledoran yang harus segera dievaluasi,” tambahnya.

Pihak SDN Kapasan V mengakui adanya jambu berulat yang dibagikan kepada siswa pada Selasa (3/3/2026). Paket MBG saat itu berisi telur rebus pecah, roti, kelengkeng, dan jambu, di mana sebagian jambu ditemukan tidak layak konsumsi. “Memang beberapa waktu lalu ada temuan buah jambu yang terdapat ulatnya,” ungkap Zainal, selaku Kesiswaan SDN Kapasan V, Senin (9/3/2026).

Lebih lanjut, pihak sekolah melalui kepala sekolah menyampaikan bahwa mereka sudah dua kali menegur tim SPPG Simokerto terkait kualitas makanan yang disajikan. Teguran tersebut dilakukan setelah beberapa kali ditemukan buah dan makanan yang tidak layak konsumsi. Meski teguran telah disampaikan, masalah serupa tetap berulang, sehingga menimbulkan keresahan di kalangan guru maupun orang tua siswa.

LSM Trinusa meminta Dinas Kesehatan Kota Surabaya, Tim Pengawas Gizi dari Puskesmas, serta Kader Kesehatan Masyarakat untuk turun tangan melakukan pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program MBG di wilayah Simokerto. “Ini adalah program Presiden RI. Jangan sampai amanah tersebut tercoreng hanya karena lemahnya pengawasan di lapangan,” ujar Mulyadi.

LSM Trinusa menegaskan bahwa pengawasan harus dilakukan sejak tahap penerimaan bahan makanan hingga penyajian kepada siswa. Dengan demikian, kualitas dan kelayakan makanan dapat terjamin, serta tujuan mulia program MBG untuk meningkatkan gizi anak-anak sekolah benar-benar tercapai. (Red)

Artikel ini telah dibaca 33 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Hari ke-13 Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Tanjung Perak Tindak 15 Kendaraan Besar Pelanggar Jam Operasional

7 November 2026 - 13:55 WIB

Sambut Hari Pahlawan 2026, Polrestabes Surabaya Pasang 1.000 Alarm Motor Gratis dan Bagikan Makan Siang

7 November 2026 - 13:47 WIB

Razia Gabungan di Gresik Jaring 29 Orang, Hasil Skrining Temukan Positif HIV dan Sifilis

7 November 2026 - 13:40 WIB

Ketua L KPK H. Suja’i Hadiri HUT ke-16 Metro Soerya, Dorong Media Profesional dan Kawal Transparansi Publik

7 November 2026 - 13:34 WIB

HUT ke-16 Metro Soerya, Kapolsek Kenjeran Tegaskan Semangat Polisi Bersama Masyarakat

7 November 2026 - 08:29 WIB

Kapolda Jatim Silaturahmi ke PWM Gandeng Ulama Perkuat Kamtibmas dan Berantas Narkoba

6 November 2026 - 13:28 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!