Bangkalan, Potretrealita.com – Pemilik pabrik pembersih sarang burung walet di Desa Lomaer, Kabupaten Bangkalan, akhirnya angkat bicara terkait polemik pembayaran gaji karyawan dan dugaan pengusiran wartawan yang sempat menjadi sorotan.
Dalam klarifikasinya, pemilik pabrik menyampaikan bahwa sistem pembayaran gaji satu minggu sekali yang diterapkan sebelumnya merupakan bagian dari masa training (pelatihan) karyawan. Ia menegaskan bahwa mulai Senin, sistem penggajian kembali berjalan normal sebagaimana dijanjikan kepada para pekerja.
“Pembayaran gaji kemarin merupakan bagian dari sistem training. Mulai hari ini sistem penggajian sudah kembali normal,” jelasnya kepada wartawan.
Terkait dugaan pengusiran wartawan, pemilik pabrik menyatakan bahwa kejadian tersebut tidak disengaja. Menurutnya, kondisi internal pabrik saat itu sedang tidak kondusif sehingga menimbulkan kesalahpahaman di lapangan.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kejadian kemarin tidak disengaja karena kondisi karyawan sedang tidak kondusif,” ujarnya.
Dengan adanya klarifikasi tersebut, pihak pabrik berharap polemik mengenai gaji serta dugaan pengusiran dapat diselesaikan dan tidak menimbulkan kesalahpahaman berkepanjangan. (Red)











