Menu ✖

Mode Gelap
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Dengar Aspirasi Warga Tanah Kali Kedinding Saat Jum’at Curhat Tim Jihandak Brimob Polda Jatim Evakuasi Temuan Granat Nanas Di Desa Talkandang Situbondo Patroli Samapta Berbagi Bantu 20 Sak Semen Untuk Pembangunan Masjid At Taqwa Situbondo 950 Personel Gabungan Diterjunkan, Polrestabes Surabaya Amankan Demo Ojol Berkas Penggelapan Honor BPD Karang Gayam Masuk Kejari, L-KPK Apresiasi Kinerja Polres Sampang

Bangkalan · 2 Des 2025 08:38 WIB ·

Korban Dugaan Pencabulan di Ponpes Galis Alami Trauma Berat, Pendamping Desak Korban Lain Berani Speak Up


 Korban Dugaan Pencabulan di Ponpes Galis Alami Trauma Berat, Pendamping Desak Korban Lain Berani Speak Up Perbesar

Bangkalan, Potretrealita.com – Korban dugaan pencabulan yang melibatkan seorang oknum Lora (Gus) di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Karomah, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, kini mendapat pendampingan psikologis. Pendamping Psikologi mengungkapkan bahwa korban mengalami trauma berat akibat peristiwa yang dialaminya.

Direktur Muslimah Humanis Indonesia, Dr. Mutmainnah, M.Si, mengatakan telah mendampingi satu korban sejak awal hingga proses pelaporan resmi ke Polda Jawa Timur.

“Ini bukan sekadar isu, tetapi benar adanya bahwa terjadi pencabulan di salah satu Ponpes di Kecamatan Galis. Kasus ini sudah kami laporkan ke Polda Jatim,” ujarnya saat ditemui awak media, Selasa (02/12/2025).

Menurutnya, korban menunjukkan tanda-tanda trauma mendalam sehingga perlu pendampingan khusus. Ia menegaskan bahwa keberanian korban lain untuk mengungkapkan apa yang mereka alami sangat penting demi penegakan hukum yang transparan.

“Yang perlu saya tegaskan, seluruh korban harus berani speak up untuk mendapatkan kebenaran dan keadilan. Kita harus sama-sama mengawal kasus ini dengan niat mengawal kebenaran,” ucapnya.

Ia juga berharap penanganan kasus ini dapat menjadi pintu masuk bagi aparat untuk mengungkap adanya kemungkinan korban lain serta memastikan lingkungan pesantren tetap aman bagi para santri.

Kasus ini menjadi perhatian serius publik mengingat posisi pelaku sebagai tokoh pesantren yang seharusnya menjadi teladan. Hingga kini, Media ini akan terus melakukan pendalaman informasi kepada Polda Jatim guna mengungkap seluruh rangkaian peristiwa serta potensi korban lain dalam kasus tersebut. (Red)

Artikel ini telah dibaca 83 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Diduga Tersesat Ikuti Google Maps, Suzuki Ertiga Terbalik di Jalan Sempit Area Makam Gresik

25 Oktober 2026 - 15:23 WIB

M. Syarif Hidayatullah Tercepat di Sesi Testing, Persaingan SWS Cup Jogja Gokart Makin Memanas

25 Oktober 2026 - 13:29 WIB

Minggu Kasih, Kapolsek Kenjeran Pererat Sinergi Polri dan Jemaat Gereja Nazareth

25 Oktober 2026 - 10:41 WIB

Korban Penganiayaan di Valhala Lapor Polisi

25 Oktober 2026 - 10:37 WIB

Polres Pelabuhan Tanjung Perak Gelar Patroli Skala Besar Antisipasi Gangster dan Balap Liar

25 Oktober 2026 - 09:59 WIB

Si Jago Merah Mengamuk di Kedinding Lor: Toko Percetakan Dua Lantai Hangus, Diduga Akibat Korsleting AC

25 Oktober 2026 - 09:54 WIB

Trending di Nasional
error: Content is protected !!