Bondowoso, potretrealita.com – Memperingati Hari Santri Nasional 2026, Kepolisian Sektor (Polsek) Pujer, Polres Bondowoso, menyalurkan sebanyak 400 Al-Qur’an kepada 20 lokasi Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) dan musala di wilayah Kabupaten Bondowoso, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan yang dipimpin Kapolsek Pujer, IPTU Hendri Maulana, S.H., M.H., bersama jajaran tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap pendidikan keagamaan, sekaligus dukungan nyata bagi para santri yang setiap hari menimba ilmu agama.
Penyaluran ratusan Al-Qur’an ini diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar mengaji serta meningkatkan semangat anak-anak dalam membaca, memahami, dan mendalami kitab suci Al-Qur’an.
Melalui kegiatan sosial tersebut, Polsek Pujer berupaya hadir lebih dekat dengan masyarakat. Peran kepolisian tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.
Bantuan yang disalurkan ke 20 TPQ dan musala tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh para santri maupun pengajar dalam menunjang proses pembelajaran keagamaan.
Kapolsek Pujer IPTU Hendri Maulana bersama jajarannya turut mengambil bagian dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk perhatian terhadap masa depan generasi penerus bangsa. Langkah ini sekaligus menjadi upaya memperkuat sinergi antara kepolisian, lembaga pendidikan keagamaan, dan masyarakat.
Di tengah perkembangan zaman, pendidikan agama dan pembentukan karakter memiliki peran penting dalam membentuk generasi muda yang berilmu, berakhlak baik, memiliki kepedulian sosial, serta mampu menghargai sesama.
Upaya tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari keluarga, pengajar, masyarakat, hingga institusi pemerintah. Sinergi yang baik diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi tumbuh kembang anak-anak.
Kegiatan ini juga sejalan dengan semangat Polisi Peduli Pendidikan serta nilai-nilai yang diusung melalui program Polisi Jogo Sekolah di lingkungan Polda Jawa Timur. Program tersebut menekankan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman sekaligus mendorong pencegahan perundungan atau bullying.
Pencegahan perundungan membutuhkan kepedulian bersama. Sekolah, orang tua, masyarakat, dan kepolisian perlu berkolaborasi agar anak-anak dapat menjalani proses belajar tanpa rasa takut maupun tekanan dari lingkungan sekitarnya.
Dalam lingkungan pendidikan keagamaan, para santri juga membutuhkan pendampingan yang baik agar tumbuh dengan karakter kuat, menjunjung nilai-nilai kebaikan, dan memiliki semangat persaudaraan. Pendidikan agama yang berjalan beriringan dengan pembentukan karakter diharapkan menjadi bekal positif bagi kehidupan mereka pada masa mendatang.
Penyaluran 400 Al-Qur’an kepada 20 TPQ dan musala di Kabupaten Bondowoso ini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap keberlangsungan pendidikan keagamaan di tengah masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Santri Nasional, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi kegiatan belajar mengaji secara berkelanjutan.
Hari Santri Nasional menjadi momentum untuk mengenang dan menghargai peran santri dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, memperkuat persatuan, serta berkontribusi terhadap pembangunan bangsa.
Melalui kegiatan ini, Polsek Pujer, Polres Bondowoso, berharap kepedulian terhadap pendidikan keagamaan dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam menyiapkan generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, dan peduli terhadap lingkungan sosialnya.
Semangat Hari Santri Nasional 2026 diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan diwujudkan melalui tindakan nyata yang membawa manfaat bagi masyarakat. (Niman)











